
Ambon,Bedahnusantara.com-Provinsi Maluku mengalami inflasi year on year (yoy) pada September 2024 sebesar 1,79 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,47.
“Tingkat inflasi tahunan September 2024 lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 2,58 persen,” kata Kepala BPS Maluku, Maritje Pattiwaelapia dalam paparannya, Selasa (1/10/2024).
Lanjut dikatakan, inflasi yoy (tahunan) tertinggi terjadi di Kota Ambon sebesar 2,66 persen dengan IHK sebesar 106,99 diikuti Kabupaten Maluku Tengan 0,63 persen dengan IHK 105.57 dan terendah terjadi di Kota Tual sebesar 0,59 persen, IHK sebesar 107,31.
“Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi yoy terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya 10 indeks kelompok pengeluaran, tertinggi kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 8,17 persen dan terendah kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,24 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,18 persen,” jelas Pattiwaelapia.
Dirincikan, komoditas yang dominan memberikan andil inflasi yoy pada September 2024 antara lain: beras, nasi dengan lauk, sigaret kretek mesin (SKM), emas perhiasan, kopi bubuk, tarif angkutan udara, gula pasir, daun singkong, lemon, pembalut wanita, obat dengan resep, cabai merah, popok bayi sekali pakai/diapers, tarif kendaraan roda 4 online, sigaret kretek tangan (SKT), sigaret putih mesin (SPM), cabai rawit, kangkung, ikan asap dan mobil.
Sementara secara month to month (bulanan), Provinsi Maluku alamai deflasi sebesar 0,07 persen. Dimana Kabupaten Maluku Tengah mengalami inflasi 0.44 persen, sedangkan Kota Tual dan Kota Ambon alami deflasi masing-masing 0,37 dan 0,35 persen.
“Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi m-to-m pada September 2024, antara lain: cabai rawit, tomat, cabai merah, bensin, sawi hijau, kacang panjang, bawang merah, ikan tuna, ketimun, talas/keladi, telur ayam ras, ikan sikuda/lencam, labu siam, sabun detergen bubuk, terong, minyak goreng, wortel dan gula pasir,Pungkasnya ( BN AL )





