Jakarta,Bedahnusantara.com- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku menggelar pelatihan wartawan yang berlangsung di Hotel Sari Pacific, Jakarta.
Pelatihan yang digelar Bank Indonesia dengan tema ” Berpikir Kritis Mengali Berita Ekonomi” diikuti oleh 16 wartawan yang berasal dari berbagai media di Kota Ambon.
Manager Kantor Perwakilan Bank Indonesia A Yazid Niam yang mewakili Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku menyampaikan ucapan selamat datang kepada para insan pers dari Maluku dalam mengikuti pelatihan di Jakarta.
“Kita harapkan dengan pelatihan ini, para wartawan akan berpikir kritis dari berita ekonomi,” harapnya.
Seperti yang kita ketahui bersama ungkap Bank Indonesia Provinsi Maluku sebagai otoritas moneter untuk menurunkan kebijakan dan merumuskan kebijakan tidak dapat bekerja sendiri. Namun, membutuhkan support dari stakeholder, terutama dalam rangka desminasi, informasi dan desiminasi kebijakan, dimana, salah satu stakeholder wartawan yang provinsi Maluku.
“Peran wartawan sangat membantu kami dalam menulis berita ekonomi tentang inflasi misalnya, perkembangan ekonomi maupun sistem pembayaran yang terbaru tentang kris dibutuhkan pemikiran-pemikiran yang kritis dalam menggali berita-berita ekonomi,” ujarnya.
Menurut dia, dalam menulis berita ekonomi tentu tidak mudah karena, berbeda dengan berita lain dalam segi karakteristik penulisan.
Untuk itu lanjut dia, Bank Indonesia Provinsi Maluku, terus mendukung kemampuan dan kapasitas wartawan agar, semakin meningkat dengan cara melakukan pelatihan.
“Untuk mendukung pelatihan menulis wartawan kita mengundang salah satu narasumber Bank Indonesia Maikel Jefianto yang dinilai memiliki pengalaman dalam penulisan berita-berita yang ada di Ban Indonesia,” paparnya.
Dia meminta, para wartawan untuk mengikuti setiap kegiatan yang dilaksanakan Bank Indonesia selama berada di Jakarta.
“Kami minta wartawan dapat mengikuti setiap kegiatan yang akan dilaksanakan Bank Indonesia selama 2 hari di Jakarta,” tandasnya. ( BN Norina)






