Ambon,Bedahnusantara.com:Guna memberdayakan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Provinsi Maluku, Kementerian Perindustrian melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku melaksanakan bimbingan teknis proses produksi pangan lokal menjadi aneka mie di Kota Ambon.
Akui Kepala Disperindag Provinsi Maluku Elvis Patiselanno kepada media ini, Kamis (28/05/2021).
Dia mengatakan, bimtek proses produksi pangan lokal menjadi aneka mie di Kota Ambon yang diselenggarakan oleh Disperindag Provinsi Maluku dapat dimanfaatkan oleh stakeholder pelaku IKM pangan guna pengembangan produktivitas usaha yang sementara di geluti.
“Kita memacu para pelaku IKM pengolahan pangan lokal tetap berinovasi dan berproduksi dalam mengembangkan usaha demi peningkatan nilai ekonomis,” ungkapnya.
Saat ini, produk pangan yang diproduksi secara higenis dan sehat serta terbuat dari bahan baku yang alami sangat dibutuhkan guna memenuhi nutrisi tubuh sehingga pemanfaatan raw material (bahan baku) yang sehat seperti sayuran, buah-buahan tanpa pestisida yang merupakan pangan lokal sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
“Untuk itulah IKM pangan perlu didorong guna memenuhi permintaan pasar yang kian meningkat baik secara langsung maupun online, serta juga memberikan multiplayer effect bagi peningkatan jumlah produski, pendapatan serta penyerapan tenaga kerja,” terangnya.
Dia menjelaskan, bimtek proses produksi pangan lokal menjadi aneka mie di Kota Ambon bertujuan antara lain, pemberdayaan IKM Pengolahan Pangan di Provinsi Maluku dalam menghadapi Pandemi COVID-19, menjaga keberlangsungan produksi dari IKM Pangan di Provinsi Maluku dan meningkatkan penghasilan masyarakat melalui usaha kuliner sehat dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat serta menambah pengetahuan dan keterampilan bagi pelaku IKM khususnya yang membidangi Pangan sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi yang higenis maupun
membantu pengembangan produksi seiring meningkatnya permintaan pasar.
“Bagi para peserta bimtek diharapkan dapat serius mengikuti materi yang diberikan oleh para Narasumber dan Instruktur sehingga dapat menjadi bekal pengetahuan dalam mengembangkan usahanya,” katanya.
Dia meminta, narasumber dan instruktur kiranya dapat memberikan materi secara komprehensif sehingga, ada respon yang baik dari para pelaku IKM guna perluasan usaha sehingga tercapainya pertumbuhan ekonomi pada sektor Industri Kecil Menengah (IKM).
Turut hadir Plt Kepala Bidang Industri Disperindag Provinsi Maluku Marcelino Paliama, Politeknik Negeri Ambon
Roy A. Wattimena, pimpinan PNM Cabang Ambon, Direktur Ambon Ekspres dan Politeknik Negeri Ambon Ny M Patty.( BN-05)






