Ambon, Bedahnusantara.com – Suara tawa riang anak-anak menggema di antara pepohonan sagu yang menjulang di Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Jumat (31/10/2025). Puluhan siswa SD Negeri 8 Ambon tampak antusias mengikuti kegiatan wisata edukatif di Hutan Sagu, dipimpin langsung oleh wali kelas 1, Ny. J. Huka, S.Pd.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran di luar kelas yang bertujuan mengenalkan peserta didik sejak dini pada kekayaan alam dan kearifan lokal masyarakat Maluku. Dengan semangat belajar tinggi, para siswa diajak menjelajahi hutan sambil mempelajari manfaat pohon sagu yang menjadi sumber pangan utama masyarakat di berbagai daerah Maluku.
Menurut Ny. J. Huka, kegiatan tersebut bukan hanya rekreasi, tetapi juga bentuk pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori dengan praktik lapangan.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar lewat buku, tetapi melihat langsung bagaimana alam menjadi sumber kehidupan. Sagu adalah contoh nyata kearifan lokal yang perlu mereka kenal dan cintai,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Selama kunjungan, para siswa diperkenalkan pada proses pengolahan sagu secara tradisional, mulai dari penebangan batang, pemarutan, hingga pengendapan tepung sagu. Mereka juga berkesempatan mencoba beberapa alat sederhana yang digunakan masyarakat dalam mengolah sagu.
Selain belajar, anak-anak tampak menikmati suasana alam Rutong yang sejuk dan asri. Mereka bernyanyi, bermain, dan makan bersama di bawah rindangnya pepohonan sagu — pengalaman yang jarang mereka dapatkan di ruang kelas.
Salah satu siswa mengaku senang bisa belajar langsung di alam terbuka.
“Saya baru tahu kalau sagu itu diambil dari batang pohon, bukan dari tanah. Seru sekali jalan-jalan di hutan,” ucapnya polos sambil tersenyum.
Warga Rutong menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap agar kunjungan seperti ini terus berlanjut.
“Kami senang anak-anak sekolah datang belajar di sini. Semoga mereka tumbuh jadi generasi yang cinta alam dan budaya Maluku,” kata salah satu warga setempat.
Melalui kegiatan wisata edukasi ini, SD Negeri 8 Ambon menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan semangat belajar yang menyenangkan, sekaligus memperkuat nilai cinta lingkungan dan pelestarian budaya lokal di kalangan generasi muda. (BN Grace)





