Ambon,Bedahnusantara.com:Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, sampai saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon telah menyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada 50.595 Kepala Keluarga (KK) di Kota Ambon.
“Kita telah menyalurkan bansos diantaranya, sembilan bahan pokok (Sembako), Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada masyarakat di Kota Ambon,” ujarnya disela-sela pertemuan yang berlangsung di Marina Hotel bersama kepala desa dan lurah se-Kota Ambon, Sabtu (05/07).
Dia mengakui, Pemkot Ambon bersama dinas terkait telah bekerja maksimal dalam menyalurkan bansos ke masyarakat pada setiap kelurahan dan desa yang ada di kota Ambon.
“Sejauh ini semua pembagian bansos berjalan dengan baik sehingga, jika ada keluhan dari beberapa warga, bukan dikarenakan ada unsur kesengajaan dari petugas namun, kemungkinan yang bersangkutan belum terdata,” paparnya.
Dia menjelaskan, ada dua pola bansos yang disalurkan kepada masyarakat dalam wilayah Kota Ambon diantaranya, bantuan diberikan pada tingkat Kelurahan berupa sembako, sementara bantuan yang diberikan pada tingkat desa dannegeri yakni BLT-DD yang di transfer langsung ke rekening masing-masing para penerima bantuan.
“Kita berikan bantuan sembako selama sembilan bulan kepada warga miskin baru penerima bantuan berupa beras, gula, sarimi, minyak kelapa dan ikan kaleng sementara, BLT-DD di berikan selama tiga bulan,” paparnya.
Saat ini kata walikota, khusus untuk desa Batu Merah ada sedikit persoalan yang muncul, dimana kurang lebih 2.116 kepala keluarga (KK) belum terakomodir sebagai penerima bantuan lewat DD maupun ADD, oleh karena itu pemerintah kota Ambon mengambil kebijakan untuk membantu dalam bentuk pemberian sembako.
Sementara itu, lanjut dia pada lokasi lain baik itu desa maupun negeri maupun kelurahan penyaluran bansos berjalan dengan baik dan sesuai dengan peruntukannya.
“Yang menjadi masalah buat kita itu ada di Batu Merah selain di Batu Merah ada di tempat lain itu 2.116 keluarga” Ujar Walikota.
Lebih lanjut dikatakan walikota jika ada warga yang belum terakomodir untuk mendapatkan bantuan.
“Bagi warga yang belum memperoleh bantuan dapat melaporkan diri kepada petugas untuk ditindaklanjuti,” katanya.( BN-02)






