Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan, bahwa pendidikan harus diarahkan tidak hanya pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai kehidupan, sebagai fondasi utama bagi generasi muda.
Pernyataan tersebut disampaikannya Wali Kota, saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026,di halaman Balai Kota Ambon, Senin (4/5/2026).
“Pendidikan harus menjadi sarana, untuk memuliakan manusia. Bukan sekadar memindahkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, sikap, dan kepribadian anak‑anak kita,” ujar Wattimena.
Ia menekankan, bahwa keberhasilan dunia pendidikan sangat ditentukan oleh keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya tugas sekolah saja.
Menurutnya, keluarga dan lingkungan masyarakat memiliki peran yang sama penting, dalam proses pembentukan karakter anak.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan sekolah. Orang tua dan masyarakat juga harus ikut bertanggung jawab, dalam proses pendidikan,” tegasnya.
Selain itu, Wattimena mengingatkan tentang pesatnya perkembangan teknologi, nilai‑nilai karakter justru harus semakin dijaga dan diperkuat.
Kemajuan zaman, tidak boleh sampai menghilangkan aspek moral dan etika pada diri generasi muda.
“Kita boleh maju dan berkembang dari sisi teknologi, tetapi nilai‑nilai karakter tidak boleh hilang. Hal inilah yang harus kita jaga bersama,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan bagi seluruh anak yang ada di Kota Ambon. Tidak boleh ada anak yang kehilangan hak untuk belajar, hanya karena keterbatasan ekonomi maupun kondisi lainnya.
“Semua anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, untuk memastikan tidak ada satu pun yang tertinggal,” ungkapnya.
Untuk itu, Wattimena mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan momen peringatan Hardiknas ini, sebagai titik awal untuk memperkuat tekad bersama, dalam memajukan dunia pendidikan di daerah ini.
“Selamat Hardiknas. Mari kita wujudkan bersama pendidikan yang berkualitas, sekaligus membentuk generasi yang berkarakter baik demi masa depan anak‑anak kita,” tutupnya. (BN Grace)





