Gereja Ambon Dukung Penanggulangan Bencana Lewat Relawan: Wujud Kolaborasi Pentahelix
Ambon, Bedahnusantara.com – Gereja di Kota Ambon kini turut berperan aktif dalam upaya penanggulangan bencana melalui pembentukan dan pelatihan relawan. Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari penguatan kolaborasi Pentahelix — sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat (termasuk organisasi keagamaan) dalam menghadapi situasi kebencanaan.
Sosialisasi yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon ini diikuti oleh para relawan dari berbagai denominasi gereja di Kota Ambon. Tujuan utama kegiatan ini adalah membekali relawan gereja dengan pemahaman dasar mengenai mitigasi, kesiapsiagaan, dan langkah tanggap darurat bencana.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Ambon, Novita Berhitu, S.STP., M.Han., dalam sambutannya mengatakan bahwa peran gereja sangat strategis dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat.
“Dalam kolaborasi Pentahelix, gereja menjadi salah satu unsur penting yang mampu menjangkau masyarakat di tingkat akar rumput. Relawan gereja bukan hanya membantu saat bencana terjadi, tetapi juga menjadi agen edukasi dalam membangun budaya sadar bencana,” ujar Novita saat di Ambon. Jumat, (7/11/2025)
Novita menambahkan, upaya membentuk relawan berbasis komunitas keagamaan ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperkuat sistem ketahanan bencana di Kota Ambon. Melalui pendekatan spiritual dan kemanusiaan, gereja diharapkan dapat mendorong umatnya untuk lebih peduli dan tanggap terhadap risiko bencana di lingkungan sekitar.
Salah satu peserta, Relawan PB Gereja Klasis Kota Ambon, menyambut positif kegiatan ini. Menurutnya, gereja memiliki tanggung jawab moral untuk hadir membantu masyarakat di saat krisis.
“Kami percaya bahwa pelayanan gereja tidak hanya di dalam gedung, tapi juga di tengah penderitaan masyarakat. Dengan pelatihan ini, kami siap menjadi bagian dari sistem penanggulangan bencana di Kota Ambon,” katanya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, BPBD berharap terbentuk jaringan relawan lintas sektor yang solid dan berkelanjutan. Dengan demikian, sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat termasuk gereja dapat mempercepat respon dan pemulihan pascabencana di Ambon. (BN Grace)





