Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Bodewin Wattimena menyampaikan pentingnya keikhlasan, kepedulian sosial, serta penguatan toleransi antarumat beragama dalam sambutannya di Kantor Balaikota Ambon, Rabu (18/2/2026).
Dalam sambutannya, Wattimena menekankan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap aparatur dan masyarakat adalah keikhlasan dalam memberi dan berbagi.
“Ikhlas memberi, ikhlas memberi, dan ikhlas memberi. Itulah yang kita butuhkan. Keikhlasan membuat kita mengerti bahwa setiap berkat yang kita terima, di dalamnya ada tanggung jawab untuk berbagi dan menghadirkan sukacita bagi sesama,” ujarnya.
Menyambut Bulan Suci Ramadan 1443 Hijriah, Wali Kota atas nama Pemerintah Kota Ambon menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Islam di Kota Ambon, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beragama Islam. Ia berharap seluruh amal ibadah di bulan penuh rahmat dan ampunan tersebut diberkati oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Wattimena juga mengimbau seluruh ASN dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadan, serta menciptakan ruang yang aman, nyaman, dan penuh toleransi bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
Menurutnya, setiap agama pada dasarnya mengajarkan tentang memberi dan berbagi kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa kehadiran masyarakat yang kurang beruntung menjadi pengingat akan tanggung jawab moral dan sosial bagi mereka yang lebih beruntung.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon yang dinilai berhasil meningkatkan pengumpulan zakat dari waktu ke waktu. Peningkatan tersebut, kata dia, mencerminkan tumbuhnya kesadaran dan kepedulian masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, kami menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kota Ambon dan seluruh pihak yang telah mendukung program pengumpulan zakat. Kami berharap seluruh ASN dan masyarakat Muslim terus berzakat dengan penuh keikhlasan, bukan karena paksaan, tetapi karena iman dan kerelaan hati,” tegasnya.
Selain isu keagamaan dan sosial, Wattimena juga menyoroti arahan Prabowo Subianto terkait dukungan pemerintah daerah terhadap program-program strategis nasional, seperti Sekolah Rakyat, Operasi Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, serta gerakan lingkungan.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kota Ambon akan meluncurkan gerakan kebersihan dan penghijauan bertepatan dengan peringatan Hari Sampah Nasional. Seluruh instansi pemerintah maupun swasta diwajibkan melaksanakan kerja bakti rutin setiap Jumat atau Sabtu untuk membersihkan lingkungan kantor dan sekitarnya.
Tak hanya itu, Pemkot Ambon juga menargetkan penanaman ribuan pohon, terutama tanaman endemik Maluku, guna menjadikan Kota Ambon semakin hijau, asri, dan indah. Wali Kota menegaskan bahwa penanaman akan difokuskan pada tanaman produktif yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kita ingin Ambon menjadi kota yang bersih, hijau, asri, dan nyaman untuk kita tinggali bersama,” ujarnya.
Wattimena juga menyoroti momentum Ramadan yang tahun ini berdekatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Ia menilai hal tersebut sebagai simbol kuatnya keberagaman di Kota Ambon.
“Ini adalah tanda bahwa keberagaman di Kota Ambon adalah kekuatan. Setiap perayaan keagamaan yang berdekatan mengajarkan kita tentang toleransi, kebersamaan, dan saling menghormati,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat persaudaraan dan menjaga Ambon sebagai rumah bersama yang damai dan penuh kasih.
Sambutan tersebut ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh masyarakat senantiasa diberkati dalam menjalankan tugas dan pengabdian. (BN Grace)





