Ambon,Bedahnusantara.com:Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy batal dilakukan penyuntikan vaksinasi karena, faktor usia.
“Saya kepingin sebetulnya untuk menjadi contoh buat masyarakat untuk membuktikan vaksin tersebut aman,” paparnya pada wartawan di RSUP dr. Leimena, Jumat (15/1).
Dia menjelaskan, seluruh kriteria telah dipenuhinya sebagai orang pertama yang dapat divaksin, hanya saja kualifikasi penyuntikan vaksinasi di tahap pertama kepada masyarakat rentan dengan usia 18-59 tahun.
“Saya memenuhi persyaratan yang ada, namun usia sudah lebih dari 60 jadi, dibatalkan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pihaknya bersedia untuk divaksin apabila memenuhi persyaratan yang ada.
“Kita harus menjadi contoh, Bapak Presiden saja bisa kenapa saya tidak, karena resiko jadi pemimpin itu kan harus jadi contoh,” terangnya.
Gal yang sama juga dialami Sekretaris Kota Ambon, Anthony Gustav Latuheru, dimana saat dilakukan screening, tekanan darah tidak normal.
“Saya siap untuk divaksin tapi, tadi setelah di cek, tekanan darahnya 160,” tandasnya.( BN-02)






