Waas Tegaskan Karang Taruna Maluku Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

IMG 20260221 WA0028 scaled

 

Editor: Redaksi 

Ambon,Bedahnusantara.com: Alexander Waas menegaskan komitmennya untuk membawa Karang Taruna Provinsi Maluku menjadi organisasi yang fokus pada kerja-kerja sosial nyata dan penguatan sumber daya manusia. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai awak media usai proses pemilihan yang berlangsung di Hotel Santika Ambon, Sabtu (21/2/2026).

Dalam keterangannya, Alexander menekankan bahwa Karang Taruna ke depan tidak boleh hanya menjadi organisasi seremonial atau sekadar penyelenggara kegiatan. Menurutnya, Karang Taruna lahir dari masyarakat dan harus kembali bekerja untuk masyarakat.

“Karang Taruna ini bukan event organizer. Kita tidak dibentuk untuk sekadar membuat acara. Kita hadir untuk melakukan kerja-kerja sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa setelah struktur kepengurusan resmi disusun, pihaknya akan segera menggelar rapat kerja untuk merumuskan dan merinci program-program prioritas. Dalam rapat tersebut, setiap bidang akan melakukan pembahasan mendalam terkait langkah strategis pengembangan organisasi di seluruh kabupaten/kota di Maluku.

Alexander juga mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, yakni pelaksanaan Temu Generasi Daerah (TGD) di lima kabupaten/kota yang belum melaksanakan pemilihan ketua. Konsolidasi organisasi ini dinilai penting agar gerak Karang Taruna di tingkat provinsi berjalan selaras hingga ke daerah.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Karang Taruna akan mengambil posisi sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Menurutnya, sebagai organisasi sosial kepemudaan yang memiliki posisi kemitraan dengan pemerintah, Karang Taruna wajib mendukung seluruh program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran.

Salah satu fokus utama kepengurusannya ke depan adalah pengembangan kewirausahaan pemuda. Ia menyebutkan, program yang akan dijalankan tidak hanya sebatas pelatihan, tetapi juga membangun sistem yang terintegrasi.

“Kita tidak mau hanya melatih lalu selesai. Kita akan bangun sistem, membuka akses permodalan, membuka akses pasar, serta melakukan pendampingan. Harapannya, lahir wirausahawan-wirausahawan muda baru di Maluku,” jelasnya.

Menurut Alexander, Karang Taruna juga akan memperkuat jejaring, baik di tingkat nasional maupun dengan sektor swasta. Organisasi ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai peluang usaha, pelatihan, hingga kemitraan strategis lainnya.

Ia menegaskan bahwa keputusannya untuk maju dalam kontestasi tersebut dilandasi kecintaan terhadap Maluku dan keinginan untuk berkontribusi lebih besar bagi daerah. “Berproses di Karang Taruna bukan soal diri sendiri, tetapi untuk masyarakat dan organisasi. Itu komitmen saya,” pungkasnya.

Dengan semangat baru tersebut, Karang Taruna Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan Alexander Waas diharapkan mampu menghadirkan program-program konkret yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan