Tindaklanjuti Kehadiran Ketua Dekranasda, Disperindag Provmal Gelar Bimtek

Maluku,Bedahnusantara.com:Kondisi pandemi Covid-19 telah memberikan dampak terhadap roda perekonomian bangsa Indonesia termasuk para perajin nira atau aren yang berada di Negeri Tuhaha, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah. 

InShot 20210401 000908372


Ketua Dekranasda Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad pada akhir tahun 2020 di beberapa negeri dan desa yang ada di Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah diantaranya, Negeri Tuhaha.

IMG 20210401 WA0001


Kehadiran Ketua Dekranasda Maluku dengan melihat secara langsung proses pengolahan nira atau aren yang diproduksi menjadi produk gula merah. 


Kepedulian Ketua Dekranasda Maluku justru ingin merubah produk gula merah tersebut menjadi pelbagai produk yang memiliki nilai ekonomis dan berdaya saing dengan produk yang telah ada. 


Guna menindaklanjuti kunjungan dan perhatian Ketua Dekranasda Maluku itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku melalui Dana Dekonsentrasi Ditjen IKMA Kementerian Perindustrian RI mengadakan bimbingan teknis proses produksi pengolahan pangan lokal di Desa Tuhaha, Kabupaten Maluku Tengah. 


Akui, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Elvis Patiselanno dalam arahan yang diwakili oleh Plt. Kepala Bidang Industri Marchelino Paliama, kemarin.


Dia mengatakan, tujuan dilakukan bimtek untuk menambah pengetahuan dan keterampilan wirausaha baru Industri Kecil Menengah (IKM) berbasis pangan dalam pengolahan nira atau aren dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi sesuai standar yang ada.


“Kita harus memahami langkah-langkah produksi dengan metode dan teknik moderen sehingga menghasilkan diversifikasi produk aren dalam meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya para pelaku IKM aren

dalam menciptakan lapangan kerja baru yang produktif,” ujarnya.


Dia menjelaskan, bimtek ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) dalam berwirausaha terutama melalui peningkatan etos kerja, produktivitas, kreativitas, dan inovasi. Karena,  bimtek telah menghasilkan 14 Produk diantaranya, minuman serbuk guraka 3 In 1, minuman serbuk guraka rasa kopi, minuman serbuk guraka original, gula aren briket, permen gula aren jahe, minuman sari nira rasa nenas, anggur, strawbery dan original, sirup guraka, air guraka susu crimer 3 in 1, air guraka minuman serbuk instan, bandrek gula aren, manisan kolang-kaling.


“Proses Bimtek dilakukan selama 3 (tiga) hari dengan melibatkan 25 peserta yang merupakan perajin nira atau aren yang berada di negeri dan desa Tuhaha, dengan menghadirkan instruktur profesional dari perusahaan D&D Jakarta, Delli Gunarsa yang memberikan materi tentang proses produksi pengolahan nira atau aren menjadi aneka varian produk,” paparnya.


Karena itu, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku berharap, agar program ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para peserta sehingga, dapat mencetak wirausaha baru potensial di bidang pengolahan produk gula aren sehingga memberikan dampak ekonomis bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat. 


Bimbingan teknis dan bantuan peralatan dilaksanakan di Desa Tuhaha, Kabupaten Maluku Tengah bagi 25 IKM pengolahan nira atau aren.


Untuk diketahui pembukaan kegiatan Bimtek tersebut, dihadiri oleh yang mewakili Kepala Dinas Perindag Maluku (Plt. Kepala Bidang Industri), Pemerintah Negeri Tuhaha, Pimpinan Jemaat GPM Tuhaha dan jajarannya.( BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan