![]() |
| Rumah Warga Yang Terbakar |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Warga RT 07/01 Kelurahan Batu Gajah Ambon Selasa (30/9) siang kaget ketika melihat kumpalan asap yang tebal keluar dari rumah keluarga Agus Raisina.
Walaupun warga sudah berusaha sekuat tenaga untuk memadamkan api namun saja si jago merah tetap mengamuk akibat teriknya panas matahari saat itu.
Kepada wartawan di lokasi kejadian Popi Mole tetangga korban kebakaran mengatakan kalau warga sekitarnya sangat terkejut melihat api yang sudah menjalar ke seluruh rumah, walau berusaha memadamkan tetapi saja tidak bisa, mereka terpaksa hanya membendung api agar jangan sampai merambat ke rumah tetangga lainnya.
Ia menambahkan kalau api menjalar sangat cepat, tidak sampai setengah jam saja seisi rumah tersebut sudah hangus terbakar.
Saat kebakaran, kepala keluarga dan istrinya tidak ada di Ambon, sementara anak-anak saat itu sedang pergi kerja dan kuliah sehingga penyebab dari mana asal api warga tidak mengetahui.
Menurut salah satu petugas pemadam kebakaran, kendala yang mereka hadapi adalah ruas jalan ke tempat kebakaran sangat tanjakan dan arus naik turun kendaraan mengakibatkan macet.
Di tempat yang sama Ketua RT. 07/01 Ricky Pattiasina menyesalkan sistim komunikasi kebakaran tidaklah berfungsi dengan baik walaupun pihak pemadam kebakaran diakuinya selalu siap.
Menurutnya, sudah berulang kali terjadi kebakaran di lingkungannya maupun Talaga Radja, selalu saja sistim tidak berfungsi pada saat menghubungi pihak pemadam kebakaran.
Sewaktu mereka menghubungi pemadam kebakaran mereka terhubung dengan pihak pemadam kebakaran Jakarta dan waktu di oper masuk di Passo baru dari Passo mengoper ke Kota Ambon,.
Sehingga sudah memakan waktu yang lama dan pada saat pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian, rumah yang terbakar sudah rata dengan tanah atau api sudah padam.
Untuk masalah pelayanan diakuinya, kalau pihak pemadam selalu oke siap setiap saat, tetapi yang menjadi persoalan adalah sistim nya, dengan demikian dirinya mengharapkan agar sistim harus diperbaiki sehingga pada waktu memberikan pertolongan bisa tepat dan cepat.
Hasil pantauan di lapangan 2 unit mobil pemadam kebakaran tiba di TKP terlambat karena rumah tersebut sudah tinggal puing-puing yang masih membara.
Pada kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi diperkirakan kerugian material kurang lebih ratusan juta karena tidak satupun harta benda yang sempat dikeluarkan.(BN-03)
