Serapan Aspirasi PDIP, Bak Penampung Air Hadir untuk Warga Kayu Tiga

IMG 20251228 WA0007 scaled

Editor: Redaksi 

Ambon, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat melalui realisasi pembangunan bak penampung air bersih bagi warga RT 004/RW 008, Pemukiman Kayu Tiga, Jemaat Bethabara. Pembangunan ini menjadi solusi penting bagi warga dalam mengatasi keterbatasan akses air bersih yang selama ini dirasakan.

Perwakilan warga, Bpk. Jos Lawalatta, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena atas perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

“Atas nama seluruh warga RT 004/RW 008 Pemukiman Kayu Tiga, Jemaat Bethabara, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota Ambon. Kehadiran bak penampung air ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari,” ungkap Jos Lawalatta saat di wawancarai langsung di kayu tiga bethabara, Minggu (28/12/2025)

Ia menuturkan, sebelum adanya bak penampung air, warga kerap mengalami kesulitan air bersih, terutama pada musim kemarau. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas rumah tangga, kebersihan lingkungan, hingga kesehatan masyarakat. Dengan adanya fasilitas ini, warga kini dapat menampung air secara lebih optimal dan teratur.

Pembangunan bak penampung air di Pemukiman Kayu Tiga ini merupakan salah satu dari delapan bak penampung air yang direalisasikan Pemerintah Kota Ambon sepanjang tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah permukiman yang memiliki keterbatasan infrastruktur air bersih.

Lebih lanjut dijelaskan, pembangunan tersebut merupakan hasil serapan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui jalur legislatif dan diperjuangkan oleh salah satu anggota DPRD Kota Ambon dari Fraksi PDI Perjuangan, yakni Lucky Leonard Upulatu Nikijuluw. Aspirasi warga yang disampaikan kemudian ditindaklanjuti melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran hingga akhirnya terealisasi di lapangan.

Melalui kolaborasi antara masyarakat, DPRD, dan Pemerintah Kota Ambon, pembangunan bak penampung air ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga setempat.

Warga Kayu Tiga berharap, ke depan Pemerintah Kota Ambon terus memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait ketersediaan air bersih, sebagai faktor penting dalam mendukung kesehatan, kebersihan lingkungan, dan peningkatan kualitas hidup.

Lucky menegaskan komitmennya untuk terus menampung semua aspirasi dan melaksanakan pembangunan yang merata dan berbasis aspirasi masyarakat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan warga Kota Ambon. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan