Ambon,Bedahnusantara.com:Mulai senin, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melaksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.
Akui Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy usai melalukan rapat bersama di Marina Hotel, Sabtu (18/07).
Dia mengatakan, PSBB transisi akan berlangsung selama 14 hari kedepan dengan adanya pembatasan aktifitas perekonomian masyarakat.
“Kita harus membatasi aktifitas perekonomian masyarakat diantaranya, toko, restauran, rumah kopi, mall untuk melayani pelanggan dan beraktifitas, namun diberikan pembatasan 50 persen. Sementara, tempat usaha yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diantaranya, salon kecantikan, tempat olah raga dan barber shop,” ungkapnya.
Dia mengakui, ada tempat usaha yang kita tutup, namun ada tempat usaha yang kita buka.
“Kita membuka ruang untuk mereka beraktifitas namun, kita tetap batasi 50 persen,” terangnya.
Dia menambahkan, untuk tempat usaha yang tutup, Pemkot Ambon akan memberikan bantuan sembako kepada karyawan yang bekerja dalam tempat usaha tersebut.
“Buat karyawan yang bekerja di salon kecantikan, tempat olah raga maupun barber shop kita bantu karyawan yang kena dampak penutupan tempat usaha akan diberikan bantuan sembako untuk dua minggu, walaupun mereka belum bisa bekerja namun, ada upaya dari pemerintah membantu mereka,” ungkapnya.
Dia meminta, mereka untuk melaporkan diri kepada tim gugus tugas.
“Silahkan mendatangi tim gugus tugas Pemkot Ambon agar diberikan bantuan sembako,” terangnya.
Dia menambahkan, dalam PSBB transisi Pemkot Ambon melakukan kerjasama bersama TNI dan Polri
“Dengan kerjasama ini, kita tingkatkan pengawasan secara maksimal, karena yang kita buat bukan untuk kepentingan pemerintah, untuk kepentingan
masyarakat,” katanya.( BN-02)






