Sekolah Rakyat, Solusi Pemerintah Putus Mata Rantai Kemiskinan di Ambon

IMG 20250910 WA0001 scaled

Sekolah Rakyat, Solusi Pemerintah Putus Mata Rantai Kemiskinan di Ambon

Ambon, Bedahnusantara.com – Pemerintah Kota Ambon terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses pendidikan yang merata. Salah satu langkah strategis yang kini tengah diupayakan adalah pembangunan Sekolah Rakyat, sebuah program yang ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin agar tidak terhambat dalam melanjutkan pendidikan, ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, Dr. Wendy Pelupess saat di wawancarai di ruang kerjanya Rabu (10/9/2025)

Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, Dr. Wendy Pelupessy, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan solusi nyata untuk memutus mata rantai kemiskinan di Ambon. “Sekolah Rakyat hadir bagi anak-anak dari keluarga miskin, khususnya desil 1 hingga desil 5, yang sering kali tidak bisa melanjutkan sekolah karena kendala biaya. Pemerintah memiliki kewajiban untuk memastikan semua anak mendapat kesempatan yang sama dalam pendidikan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari persyaratan, Pemerintah Kota Ambon sementara menyiapkan lahan dengan infrastruktur dasar seperti listrik, air, dan akses jalan. Lahan tersebut juga dipastikan memiliki kemiringan di bawah 10 derajat sesuai standar teknis. Nantinya, pembangunan fisik Sekolah Rakyat akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, sedangkan pengelolaan pasca pembangunan menjadi tanggung jawab Dinas Sosial Kota Ambon.

Sekolah Rakyat dirancang untuk menampung peserta didik mulai dari SD, SMP hingga SMA, dengan fasilitas asrama yang memadai dan tenaga pendidik yang dipersiapkan secara profesional. Konsep ini tidak hanya menjamin akses pendidikan, tetapi juga menghadirkan lingkungan belajar yang layak bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Menurut Dr. Wendy, program ini juga memiliki misi jangka panjang dalam mendukung visi nasional. “Sekolah Rakyat tidak hanya soal pendidikan dasar. Ini adalah investasi untuk masa depan bangsa, terutama dalam rangka menyiapkan Generasi Emas 2045. Anak-anak dari keluarga miskin pun harus bisa tumbuh menjadi generasi yang berdaya saing,” tegasnya.

Saat ini, proposal pembangunan Sekolah Rakyat telah diajukan ke Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Sosial, serta sedang dalam proses pembahasan dengan satgas kementerian. Pemerintah Kota Ambon tinggal menunggu persetujuan untuk realisasi pembangunan.

Dengan adanya Sekolah Rakyat, diharapkan angka putus sekolah di Ambon dapat ditekan, sekaligus memastikan tidak ada lagi anak yang kehilangan hak pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi. “Sekolah Rakyat adalah komitmen moral pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat. Kami ingin anak-anak Ambon memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita, tanpa terkendala biaya,” tutup Dr. Wendy Pelupessy.

Melalui Sekolah Rakyat, Pemerintah Kota Ambon menegaskan komitmennya dalam memutus rantai kemiskinan dan membangun generasi yang lebih baik melalui pendidikan yang inklusif, adil, dan merata.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan