Ribuan Warga Padati Malam Puncak Festival Marawai di Hatalai

IMG 20260825 WA0003

Editor: Redaksi

AMBON, Bedahnusantara.com:  Suasana Negeri Hatalai, Kota Ambon, berubah semarak pada Selasa (25/8/2026) malam. Ribuan warga memadati lokasi malam puncak Festival Marawai Budaya bertajuk “Harmoni Nada Cinta Par Negeri” untuk menikmati perpaduan seni budaya, musik, dan hiburan yang disuguhkan dalam perayaan tersebut.

Antusiasme masyarakat telah terlihat sejak sore hari. Warga dari berbagai kalangan berdatangan ke lokasi festival untuk menyaksikan rangkaian acara sekaligus menikmati penampilan sejumlah artis dan pengisi acara.

Festival Marawai tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk merawat nilai-nilai adat dan budaya yang diwariskan para leluhur. Perpaduan pertunjukan budaya dengan musik juga membuat festival tersebut menjadi momentum untuk mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana penuh kebersamaan.

Sejumlah artis dan pengisi acara turut memeriahkan malam puncak, di antaranya Fresly Nikijuluw, Willy Sopacua, DJ Kenza Trina, Hekaleka Voice, Jimmy Titarsale, dan JMC.

Penampilan para pengisi acara mendapat sambutan antusias dari ribuan warga. Alunan musik dan lagu yang dibawakan membuat suasana malam semakin hidup, sementara masyarakat tampak menikmati setiap penampilan yang disuguhkan.

Ramainya warga yang hadir menjadi gambaran besarnya dukungan masyarakat terhadap Festival Marawai. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga budaya, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap negeri.

Bagi masyarakat Negeri Hatalai, Festival Marawai juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda. Tradisi dan nilai-nilai yang diwariskan para leluhur diharapkan tidak hanya dikenang, tetapi terus dipelajari, dipraktikkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Kemeriahan malam puncak menunjukkan bahwa budaya dan musik dapat menjadi kekuatan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat. Festival ini mempertemukan seni tradisi dengan hiburan modern dalam satu ruang perayaan yang dinikmati bersama.

Malam puncak Festival Marawai Budaya “Harmoni Nada Cinta Par Negeri” akhirnya menjadi lebih dari sekadar pertunjukan. Dari panggung Hatalai, masyarakat merayakan budaya sekaligus meneguhkan kembali rasa memiliki terhadap negeri dan warisan leluhur yang menjadi bagian penting dari identitas Maluku.(BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan