Puskesmas Hutumuri Maksimalkan Jemput Bola Cegah Stunting

IMG 4049

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Puskesmas Hutumuri terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita serta pemeriksaan ibu hamil sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Kepala Puskesmas Hutumuri,Costantina Manuputty, mengatakan meskipun berbagai upaya tersebut masih terus dimaksimalkan, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Hutumuri.

Hal itu disampaikan Costantina saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, Posyandu memiliki peran strategis dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi serta balita. Tidak hanya itu, Posyandu juga menjadi sarana penting untuk melakukan pemeriksaan dan pemantauan kondisi ibu hamil secara rutin.

“Posyandu ini sangat penting karena membantu setiap pertumbuhan dan perkembangan bayi serta balita. Ibu-ibu hamil juga bisa dilakukan pemeriksaan secara rutin,” ujar Costantina.

Ia menjelaskan, pelayanan Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Hutumuri yang mencakup tiga desa terus dimaksimalkan. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat orang tua yang tidak dapat membawa bayi atau balitanya ke Posyandu karena kesibukan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, kader Posyandu menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi rumah-rumah warga. Bayi dan balita yang tidak sempat datang ke lokasi Posyandu tetap dapat ditimbang dan dipantau oleh kader.

“Kalau ada yang tidak bisa datang pada hari Posyandu karena kesibukan, kader biasanya turun ke rumah-rumah. Jadi tetap dilakukan penimbangan dan pemantauan,” katanya.

Selain pelayanan langsung, Puskesmas Hutumuri juga memanfaatkan komunikasi digital untuk meningkatkan kehadiran masyarakat dalam kegiatan Posyandu. Para kader dan petugas pendamping menggunakan grup WhatsApp untuk menyampaikan informasi serta mengingatkan orang tua mengenai jadwal pelayanan.

“Puji Tuhan, sekarang sudah ada WhatsApp Posyandu. Jadi setiap kali mau Posyandu, petugas mengingatkan Bapak dan Ibu, misalnya besok ada kegiatan Posyandu. Orang tua bayi dan balita sudah memiliki nomor petugas pendamping masing-masing Posyandu,” jelasnya.

Costantina menilai, pola pelayanan tersebut penting untuk memastikan tidak ada bayi dan balita yang luput dari pemantauan hanya karena keterbatasan waktu orang tua.

Ia berharap upaya jemput bola dapat terus dilakukan dan semakin diperkuat sebagai salah satu langkah dalam menekan risiko stunting di wilayah kerja Puskesmas Hutumuri.

Menurutnya, pencegahan stunting tidak boleh hanya dilakukan setelah anak lahir, tetapi harus dimulai sejak masa kehamilan. Karena itu, pemeriksaan ibu hamil secara rutin menjadi bagian penting dalam memastikan kesehatan ibu sekaligus mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak sejak dalam kandungan.

“Kita tetap berharap orang tua memperhatikan anak. Pencegahan stunting juga harus dimulai dari ibu hamil. Sejak masa kehamilan, pemeriksaan harus dilakukan secara rutin supaya kita bisa membantu memantau perkembangan ibu maupun anak sejak masih dalam kandungan,” pungkasnya. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan