Ramadhan Fair Parkiran Apung Dongkrak Ekonomi Warga

IMG 20260305 WA0017

 

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon menghadirkan Ramadan Fair di kawasan Parkiran Apung, Pasar Mardika. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota dalam mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Yan D. Suitela, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (5/3/2026), menjelaskan bahwa pemanfaatan sebagian area parkiran apung dilakukan secara terukur tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai lokasi parkir kendaraan.

“Parkiran Apung tetap difungsikan sebagai tempat parkir. Kami hanya memaksimalkan sebagian ruang yang selama ini kurang dimanfaatkan agar bisa memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Suitela.

Menurutnya, kehadiran Ramadan Fair di lokasi tersebut diharapkan mampu menarik masyarakat untuk masuk ke kawasan parkiran, memarkir kendaraan dengan aman, sekaligus berbelanja kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri.

Beragam pedagang dilibatkan dalam kegiatan ini, mulai dari penjual sembako, kuliner berbuka puasa, minuman, pakaian, hingga aksesoris. Untuk tahap awal, sekitar 10 stan telah siap beroperasi, sementara total kapasitas yang disediakan mencapai kurang lebih 30 stan di sepanjang area parkiran dengan panjang sekitar 100 meter.

Suitela menegaskan, seluruh pedagang tetap dikenakan retribusi sesuai ketentuan yang berlaku. Retribusi tersebut terbagi pada tiga instansi, yakni Dishub untuk parkir, Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk pedagang, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) untuk pengelolaan sampah.

Khusus retribusi parkir, Dishub Kota Ambon kini menerapkan sistem pembayaran non-tunai menggunakan mesin M-Post yang didukung oleh Bank Maluku Malut.

“Semua pembayaran parkir dilakukan secara digital dan langsung masuk ke kas daerah. Ini bagian dari komitmen kami mewujudkan tata kelola yang transparan dan akuntabel, sekaligus meminimalisir potensi kebocoran,” tegasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Ramadan Fair juga mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, termasuk Campina Ice Cream dan CV Gema Rejeki sebagai distributor sembako. Penjualan sembako diperkirakan akan meningkat menjelang sepekan sebelum Lebaran, seiring naiknya kebutuhan masyarakat.

Sebelum kegiatan berjalan penuh, pihak Dishub turut berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebersihan dan kenyamanan lokasi, sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan aman dan tertib.

Suitela menyampaikan, untuk saat ini Ramadan Fair difokuskan sebagai kegiatan musiman dalam rangka menyambut Idul Fitri. Namun, evaluasi akan dilakukan guna melihat kemungkinan pengembangan kegiatan serupa pada momentum lainnya.

“Kita lihat dulu respons masyarakat dan dampaknya terhadap ekonomi warga. Jika positif, tentu akan menjadi bahan pertimbangan untuk program ke depan,” pungkasnya. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan