Editor: Redaksi
AMBON, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus mengebut realisasi Program Prioritas ke-16, yakni penguatan peran pemuda dalam pengembangan industri kreatif. Program ini menjadi bagian dari 17 Program Prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon Tahun 2025, yang difokuskan pada peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi generasi muda.
Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ambon, berbagai kegiatan strategis telah dilaksanakan guna membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk terlibat aktif dalam sektor ekonomi kreatif. Upaya tersebut mencakup peningkatan keterampilan digital, penguatan akses permodalan, hingga pembinaan kewirausahaan berbasis potensi lokal.
Sejumlah program yang telah direalisasikan di antaranya percepatan akses keuangan bagi pelaku ekonomi kreatif muda bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pelaksanaan workshop konten digital, serta workshop peluang bisnis online bersama Klasis Pulau Ambon. Kegiatan-kegiatan ini dirancang untuk membekali pemuda dengan kemampuan adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital.
Selain itu, Pemkot Ambon juga melaksanakan Manajemen Talenta Nasional (MTN) sebagai upaya menjaring dan mengembangkan potensi pemuda berprestasi, melantik Tim RTP Wainitu, serta menggulirkan program Ambon Creative Preneur yang berfokus pada pelatihan dan pendampingan wirausaha muda.
Wali Kota Ambon menegaskan bahwa pemuda merupakan aset strategis daerah yang harus terus didorong agar mampu menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi. Menurutnya, industri kreatif menjadi sektor yang menjanjikan karena mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan daya saing daerah.
Dengan percepatan pelaksanaan Program Prioritas ke-16 ini, Pemkot Ambon berharap pemuda tidak hanya menjadi penonton, tetapi tampil sebagai motor penggerak ekonomi kreatif yang berdaya saing dan berkelanjutan di Kota Ambon. (BN Grace)





