Persaudaraan Nusalaut Ambalau  Diperkuat Lewat Buka Puasa Bersama

IMG 20260305 WA0048 scaled

Editor: Redaksi 

Ambon, Bedahnusantara.com: Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat ikatan persaudaraan antara masyarakat Nusalaut dan Ambalau. Dalam suasana penuh kebersamaan, kegiatan buka puasa bersama digelar sebagai simbol kuatnya hubungan adik–kakak antara dua wilayah yang telah terjalin sejak lama.

Sekretaris Jenderal NUSAMBA Provinsi Maluku, Janny Parinussa mengatakan bahwa bulan puasa merupakan waktu yang penuh berkah bagi umat Muslim untuk menjalankan ibadah sekaligus mempererat tali persaudaraan antar sesama.

Menurutnya, hubungan antara Nusalaut dan Ambalau memiliki ikatan yang sangat kuat, bahkan diibaratkan sebagai dua saudara kandung yang lahir dari satu rahim.

“Puasa adalah bulan yang penuh berkat dan kebaikan bagi umat Muslim untuk melaksanakan ibadah. Ada ikatan yang sangat kuat antara Nusa Laut dengan Ambon Laut. Kita dua pulau ini ibarat adik kakak satu rahim. Nusa Laut sebagai kakak yang mayoritas beragama Nasrani, sedangkan Ambon Laut sebagai adik yang mayoritas beragama Muslim,” ungkap sekretarisnya saat diwawancarai usai kegiatan buka puasa bersama di kawasan Belakang Soya, Ambon, Kamis (5/3/2026).

Parinussa menegaskan bahwa perbedaan agama tidak pernah menjadi persoalan bagi kedua wilayah tersebut. Justru, nilai persaudaraan selalu dijunjung tinggi oleh masyarakat Nusalaut dan Ambalau.

“Wajar kalau kita tidak pernah bertentangan hanya karena mempersoalkan agama. Kita tetap satu sebagai adik kakak. Kalau adik punya acara maka kakak harus datang, dan kalau kakak punya acara maka adik juga harus datang,” jelasnya.

Saya berharap, hubungan persaudaraan yang telah terjalin selama ini dapat terus dipererat ke depannya. Ia menilai, kebersamaan seperti ini tidak hanya sebatas kegiatan buka puasa bersama, tetapi juga harus diwujudkan dalam berbagai kegiatan positif lainnya.

“Harapan beta, persaudaraan ini ke depan semakin kuat dan semakin dipererat lagi. Bukan hanya dalam momentum buka puasa bersama, tetapi juga dalam berbagai hal lain yang bisa membawa kebaikan, supaya generasi ke depan bisa lebih matang dan lebih baik,” katanya.

Parinussa mengaku bersyukur melihat masyarakat dari kedua wilayah dapat berkumpul dalam satu tempat dan menikmati suasana kebersamaan yang penuh kekeluargaan.

“Beta tidak mengharapkan banyak. Beta lebih senang bersyukur karena kita bisa lihat adik kakak berkumpul dalam satu tempat seperti ini, dalam suasana yang luar biasa. Kadang adik belum tentu kenal kakak, kakak juga belum tentu kenal adik. Tapi dengan momen seperti ini kita bisa saling mengenal dan saling menyapa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan bahwa sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Gubernur Maluku yang diundang bukan semata karena jabatannya, tetapi sebagai bagian dari hubungan kekeluargaan.

“Kita tidak melihat Pak Gubernur dari jabatannya, tapi dari kapasitasnya sebagai kakak. Karena itu kita undang beliau. Bukan hanya beliau, tetapi juga kakak-kakak yang lain yang hadir bersama kita,” tambahnya.

Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dengan skala yang lebih besar di masa mendatang sebagai wujud nyata memperkuat persaudaraan antara masyarakat Nusalaut dan Ambalau

“Ini momen yang memang luar biasa. Ke depan nanti mungkin kita buat yang lebih besar lagi, yang lebih meriah lagi,” tutupnya. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan