Ambon,Bedahnusantara.com-Penjabat Wali Kota Ambon melantik secara resmi Saniri Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Jumat (1/12/2023).
Pelantikan dan peresmian Badan Saniri untuk masa jabatan 2023 – 2029 itu berlangsung di Baileo Negeri Rutong, berdasarkan SK Walikota Nomor 1797 tahun 2023.
Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengatakan, kehadiran mereka semua dalam kegiatan itu sebagai bentuk memaknai tugas penyelenggaraan pemerintahan, yang merupakan tanggung jawab untuk membangun dan memajukan Kota Ambon dan masyarakatnya.
“Memajukan kota ini dan masyarakatnya adalah tanggung jawab kita semua. Bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak,” ujarnya.
Karena itu lanjut dia, Pemerintah Kota, Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah Negeri, semua ada dalam barisan yang sama untuk membangun dan memajukan Ambon, yang di dalamnya ada negeri-negeri, desa dan kelurahan.
“Kalau kita maknai proses penyelenggaraan pemerintahan, maka pemerintah dengan sebagian kewenangannya mendelegasikan kepada pemerintah tingkat di bawahnya,” paparnya.
Dia menjelaskan, Pemerintah Desa atau Negeri berbeda dengan Kelurahan. Jika di Kelurahan, para Aparatur Sipil Negara yang ditunjuk haruslah yang memenuhi syarat.
Namun di Pemerintah Desa dan Negeri, roda pemerintahan dijalankan secara bersama-sama antara Kepala Pemerintahan Desa/Negeri dengan Badan Saniri, atau Badan Permusyawaratan Desa (BPD), yang mana mereka menduduki jabatan melalui proses pemilihan.
“Ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Sebagai Kepala Pemerintahan, Raja melaksanakan tugas dan fungsinya dan didukung atau diawasi oleh Badan Saniri Negeri. Sama dengan Pemerintah Kota dengan DPRD Kota. Kira-kira seperti itu,” paparnya.
Dia berpesan, agar Kepala Pemerintahan dan Badan Saniri Negeri harus bersatu untuk merancang kebijakan pembangunan, penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di Rutong.
“Mulai hari ini bapak, ibu dan saudara sebagai Badan Saniri Negeri adalah mitra untuk bersama-sama membangun Negeri Rutong. Di berbagai tempat saya sampaikan bahwa hubungan kemitraan antara raja dan badan saniri adalah hubungan yang saling mendukung, saling mengisi. Bukan untuk berbeda satu dengan yang lain,” ungkapnya.
Dia berharap, dengan dilantiknya Saniri Negeri Rutong yang baru itu, mereka dapat mengembangkan berapa hal yang tertunda, yang belum bisa dilaksanakan oleh kepengurusan sebelumnya.
“Mudah-mudahan setelah dilantik Badan Saniri melakukan rapat dan memilih pengurus, di antaranya ketua, wakil ketua, dan sekretaris, untuk setelah itu melakukan berbagai hal dengan Pemerintah Negeri demi kepentingan masyarakat,” tandasnya ( BNNorina )







