Maluku,Bedahnusantara.com-Pemuda pancasila Provinsi Maluku mengelar Musyawarah Wilayah (Muswil) II yang berlangsung di Hotel Santika, Selasa (26/07/2022).
Wakil Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Bambang Soesatyo meminta, seluruh pengurus dan kader Pemuda Pancasila Provinsi Maluku untuk terus berkoordinasi dan berkonsolidasi dalam melihat dinamika perkembangan jaman.
“Usai Muswil semua pengurus dan kader harus melakukan Musyawarah Cabang (Muscab) sehingga, Pemuda Pancasila Maluku dapat terkonsolidasi dengan baik dalam menghadapi berbagai agenda Nasional dan agenda-agenda politik tahun 2023 kedepan,” ujarnya.
Dia mengatakan, suasana dan isu politik sudah mulai naik karena itu, sebagai kader kita harus tetap waspada dan menjaga wilayah kita masing-masing dalam membantu penegak hukum baik aparat kepolisian, TNI dan Pemerintah agar, proses Pemilu dapat berlangsung dengan aman dan tertib, dan jujur.
“Dengan berkoordinasi dan berkonsolidasi maka kita harus siap juga memenangkan dan memperjuangkan kader-kader kita di manapun berada, kita harus perjuangkan karena, tugas kita menjaga pancasila dari berbagai ancaman dan gangguan,” paparnya.
Dia menuturkan, kedepan akan dilakukan pendataan anggota-anggota yang tergabung dalam partai. Hal ini untuk menghindari konflik yang terjadi diantara kader Pemuda Pancasila .
“Saya yakin dan percaya dalam pimpinan pak Gubenur Maluku dan ketua terpilih mampu menjaga keamanan kesinambungan, karena itu kita patut berbangga sejak didirikan pada tahun 1959 Pemuda Pancasila mampu melewati dinamika sejarah dengan berbagai kompleksitas, merujuk dengan tema Tahun Ini Indonesia Tanah Air Beta, Beta pancasila dan Pancasila itu Beta,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Ketua Umum Pemuda Pancasila Maluku, Irwansyah mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku dan seluruh stakeholder memberikan dukungan penuh.
“Pemuda Pancasila ingin menjadi bagian dari kemajuan sejarah Maluku,” terangnya.
Dia mengakui, Muswil digelar guna merumuskan program implementasi yang riil, konstruktif dan relevansi.Selain itu juga untuk menyelesaikan masalah-masalah kemasyarakatan yang ada saat ini.
“Saya memberikan apresiasi kepada Gubernur Maluku, Murad Ismail yang menjadi pelaku sejarah terbentuknya Pemuda Pancasila,” terangnya.
Sementara itu, Gubernur Maluku, Murad Ismail menyampaikan, Pemuda pancasila adalah organisasi sejarah yang panjang memiliki organisasi kepemudaan yang besar sebagai pengawal pancasila.
“Saya berharap dari Pemuda Pancasila Maluku dapat menyelaraskan program-program organisasi dengan dinamika kemasyarakatan yang ada di pemerintahan, sehingga kehadiran Pemuda Pancasila benar-benar dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.( BN-03)






