Pemprov Maluku Serahkan 500 Paket Bantuan Pangan Lokal Kepada Masyarakat Dampak Covid-19

Ambon,Bedahnusantara.com:Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku menyerahkan 500 paket bantuan pangan lokal bagi masyarakat pada lima kecamatan di Kota Ambon.

InShot 20201214 171234147


Bantuan pangan lokal di Kecamatan Sirimau pada Kelurahan Karpan, Kecamatan Nusaniwe di Kelurahan Waihaong, Kecamatan Leitimur Selatan di Dusun Toisapu dan Desa Hutumuri, Kecamatan Baguala Dusun Lapiaso, Desa Waiheru dan Kecamatan Teluk Ambon di Desa Laha.


Pemberian bantuan yang diberikan kepada masyarakat berupa sagu lempeng, sagu porna, ikan julung dan ikan asing yang berlangsung di Dusun Lapiaso, Desa Waiheru, Senin (14/12).


Kepala Seksi Industri Kecil Menengah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Marcel Paliama mengatakan, Pemprov Maluku memiliki kepedulian untuk membantu masyarakat terkena dampak Covid-19 dengan memberikan bantuan pangan lokal.


“Kami berikan bantuan pangan lokal bagi masyarakat yang ada pada lima kecamatan di Kota Ambon, dimana masing-masing kecamatan diberikan bantuan sebanyak 100 paket bantuan pangan lokal,” ujarnya kepada wartawan disela-sela penyaluran bantuan di Dusun Lapiaso, Desa Waiheru.


Selama pandemi Covid-19 melanda Maluku khususnya Kota Ambon, banyak masyarakat telah menerima bantuan sembilan bahan pokok (sembako).


Karena itu, Pempov Maluku berupaya memberikan bantuan pangan lokal yang merupakan makanan khas Maluku kepada masyarakat.


“Kita berupaya mengembalikan pangan lokal Maluku kepada masyarakat,” paparnya.


Selain itu kata dia, pihaknya ingin memberdayakan para pengusaha kecil menengah dengan mengembangkan makanan khas Maluku. 


“Pemerintah ingin mengintervensi dengan membelikan hasil karya para pengusaha kecil menengah di Maluku,” terangnya.


Dia menjelaskan, Pemprov Maluku bekerjasama dengan 50 usaha kecil menengah untuk memperoleh pangan lokal.


“Kita dapatkan sagu dari daerah, Saparua, Siri Sori Islam, Tuhaha, Ihamahu, Nolot dan Iha, sementara ikan julung dari daerah Geser selain itu, ikan cakalang dari kawasan Huamual Belakang dan Banda,” ungkapnya.


Hal yang sama disampaikan, Tokoh Masyarakat Desa Waiheru Usman Ely menambahkan, sebagai tokoh masyarakat Desa Waiheru menyambut baik bantuan yang diberikan kepada masyarakat, karena berbeda dengan bantuan sembako yang diberikan pemerintah.


“Selama ini masyarakat diberikan sembilan bahan pokok sementara Pemprov Maluku memberikan bantuan pangan lokal, karena pemerintah ingin berdayakan masyarakat Maluku,” katanya.


Pihaknya berharap, bantuan pangan lokal yang diberikan pemerintah tetap dipertahankan, karena ingin berdayakan usaha kecil yang diberikan kepada masyarakat di Maluku.


“Saya mendukung kebijakan pemerintah dengan memberikan  bantuan ini,” tandasnya.


Sementara itu, Ria Rumakat mengaku, pihaknya sangat berterima kasih terhadap bantuan pangan lokal yang diberikan pemerintah kepada masyarakat Desa Waiheru.


“Kami sampaikan terima kasih kepada Pemprov Maluku yang telah membantu masyarakat,” ungkapnya.( BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan