Editor : Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Potensi sumber daya Alam yang ada di Kota Ambon, ternyata masih cukup banyak dan hal tersebut tentunya menjadi sebuah peluang untuk melahirkan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat dan Kota Ambon.
Hal inilah yang di temukan oleh Institut Politeknik Ambon, Ketika melakukan ekplorasi, kajian dan penelitian terkait tanaman Sagu yang ada di Kota Ambon, terkususnya di Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur, Kota Ambon.
Sagu yang sudah merupakan salah satu tanaman asli Maluku, ternyata cukup melimpah ketersediaan nya di Negeri Rutong, dan hal ini tentunya menjadi salah satu peluang ekonomi yang luar biasa apabila dapat di Kelola secara baik dan benar.
Melihat adanya potensi yang luar biasa tersebut, Pemerintah Negeri Rutong kemudian melakukan sejumlah langkah cerdas dengan melahirkan sejumlah Produk pangan hasil olahan Sagu yang di kembangkan oleh masyarakat Negeri Rutong lewat kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Negeri Rutong.
Sehingga guna mendukung peningkatan nya, baik secara kualitas, produktivitas, kreatifitas, dan pemasaran dan pengelolaannya, Pemerintah Kota Ambon ternyata telah bekerjasama dengan Institut Politeknik Ambon untuk menjadi pendamping dan pendorong peningkatan UMKM yang ada di Negeri Rutong dalam mengelola pangan olahan sagu tersebut.
Kunjungan yang dilakukan Pemerintah Kota Ambon dan Universitas politeknik ambon di Negeri Rutong merupakan bukti dari kerja sama serta sinergi antara pemerintah kota dengan perguruan tinggi, Ungkap Walikota Ambon, Bodewin Wattimena. saat di wawancarai, Selasa (15/4/2025) di Eko wisata Negeri Rutong, Ambon.
“Sinergi ini antara Politeknik Negeri Ambon dengan pemerintah Kota Ambon, saya rasa hal itu lahir dari diskusi bersama kita untuk bagaimana masing-masing kita berperan untuk membangun kota ini,” Jelasnya.
Dia mengatakan, Dalam tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat,lewat lembaga penelitian dan pengembangan, pihak politeknik Negeri Ambon bertugas melakukan Pendampingan pada beberapa desa negeri di Kota Ambon jadi semacam Desa /Negeri binaan.
“Hal itu sudah dilakukan di 3 Desa/Negeri yaitu di Negeri Tawiri, Negeri Rutong dan Negeri Hative Besar. Hal tersebut bertujuan untuk membantu pemerintah Negeri yang ada dalam melakukan pengembangan potensi yang di miliki mulai dari,kemampuan mendesain sesuatu,teknologi yang dimiliki bisa membantu pemerintah Negeri,” jelasnya
Dilanjutkannya, Bukan soal peralatan saja tapi juga soal pengembangan manajemen, pengelolaan keuangan,dan lainya. “Saya rasa apa yang diberikan hari ini,sangat bermanfaat bagi kami untuk berupaya membangun kota dari desa negeri yang ada di kota ambon,” tandasnya.
Dia menambahkan, Dengan peran perguruan tinggi menyentuh kedesa negeri seupaya membantu mereka terhadap potensi SDA tapi juga SDM
“Harapan kami kegiatan seperti ini bisa diperluas dengan perguruan tinggi yang lain,” tutupnya. (BN-03)





