Ambon,Bedahnusantara.com:Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon ke-446 yang jatuh pada tanggal 7 September nanti, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memberikan penghargaan kepada1.608 para pelayan kemanusiaan yang selama ini membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Ambon
![]() |
| Pemkot Ambon Berikan Penghargaan Bagi Pelayan Kemanusiaan |
1.608 pelayan kemanusiaan yang menerima penghargaan diantaranya Danrem 151/Binaiya sebagai unsur pembina Satgas Covid-19 provinsi Maluku, Forkopimda Kota Ambon, Korwil BIN Kota Ambon, manajemen dan staf beberapa rumah sakit, beberapa manajemen hotel, guest house, LPMP, Balai Diklat, Badan Diklat, Asrama Haji sebagai rumah sakit lapangan.
Kemudian, tenaga medis (para dokter), tenaga kesehatan, tim pemulasaraan jenazah, tim pemakaman jenazah, lembaga My Home Ambon, anggota Satgas Kota Ambon, tim Yustisi penegakan protokol kesehatan kota Ambon, anggota Satgas PPKM kecamatan, anggota Satgas PPKM negeri/desa/kelurahan.
Selanjutnya, rumah makan atau restoran penyedia konsumsi, tim distribusi makanan, tenaga relawan pada rumah sakit lapangan, Epidemiolog, duta sosialisasi perubahan perilaku, pihak ketiga dan tenaga pengelola limbah B3, pihak laboratorium BTKLPP Kelas II Ambon, BPOM Ambon, Tagana, PKM dan PSM, penyedia material Bansos Misbar, kantor Kementerian Agama Kota Ambon dan para pemuka/tokoh agama Kota Ambon.
Penghargaan diberikan kepada Garda terdepan penanganan Covid-19 kepada perwakilan Penerima di aula RSUP. Dr.Leimena, Rabu (1/9/2021).
Dikatakan, jumlah penerima piagam penghargaan mencapai 1.608 orang yang terdiri dari Tenaga Kesehatan, Anggota Satgas Covid-19 tingkat Provinsi, Kota, Desa/Negeri dan Kelurahan, aparat TNI-POLRI, Manajemen Rumah Sakit, Rumah Sakit Lapangan, Instansi Pemerintah, Perusahaan Swasta, Pelaku usaha, Tim Pemakaman dan Pemulasaran Jenazah hingga Relawan yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di kota Ambon.
Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, piagam penghargaan yang diberikan memang tidak sebanding dengan pengorbanan para pejuang kemanusiaan dalam penanganan dan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kota Ambon, namun dapat menjadi bukti dan kebangaan kepada anak cucu nantinya bahwa orang tua mereka pernah berjuang sebagai garda terdepan melawan Covid-19.
“Tentunya piagam penghargaan diberikan diiringi doa dan harapan tingkat penyebaran Covid-19 turun di Kota Ambon” pungkasnya.
Dirinya berterima kasih kepada tenaga kesehatan yang telah bekerja keras untuk membantu pemerintah dalam melaksanakan tugas secara baik.
“Terima kasih atas kerjasama dan kerja keras semua elemen itu termasuk Nakes,” katanya.
Sementara itu, Plt Direktur RSUP dr J Leimena dr Azwar Usman memberikan apresiasi atas kerja keras Pemkot dan semua elemen terkait dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, apakah itu edukasi protokol kesehatan, operasi yustisi hingga gencarnya vaksinasi.
“Jadi tanggungjawab kita semua untuk menggerakkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya. ( BN-02)






