Pemkot Akhirnya Lakukan Pembersihan Di Pasar Mardika

 

Ambon, Bedahnusantara.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akhirnya melakukan pembersihan terhadap pedagang yang masih berjualan di ruas-ruas jalan sekitar Pasar Mardika.WhatsApp Image 2025 04 27 at 13.59.53

Melalui Dinas Perhubungan dan Satpol PP, dibantu TNI dsn Polri pada Senin (28 /4/ 2025) walikota Ambon dan wakil walikota Ambon turun langsung melihat penertiban yang dilakukan petugas.

Penertiban ini dilakukan melalui instruksi Walikota Ambon Bodewin Wattimena setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi, sekaligus untuk mengembalikan fungsi jalan dan meningkatkan ketertiban kawasan pasar.

Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengakui, pedagang sebelumnya telah diinformasikan mengenai rencana pembersihan sejak 17 April 2025.

“Kami sudah berikan pemberitahuan jauh-jauh hari. Hari ini, kami mulai lakukan pembersihan, dan kegiatan ini akan berlangsung selama tujuh hari ke depan,” ujar

Lanjutnya, untuk mendukung kelancaran operasi penertiban, pihak berwenang akan mendirikan empat pos penjagaan di sejumlah titik strategis di sekitar Pasar Mardika.

“Keempat pos ini berfungsi untuk memantau dan mengontrol aktivitas pedagang, agar tidak kembali berjualan di ruas jalan yang telah dibersihkan,” jelasnya.

Diketahui, pembersihan ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Ambon dalam menata kawasan pasar agar lebih tertib, nyaman, dan aman bagi semua pengguna jalan maupun masyarakat yang berbelanja.

“Saya bersyukur dan berterimakasih bahwa lewat kerja keras tim yang dipimpin oleh pj sekot,unsur kepolisian ,tni termasuk dari provinsi lewat indaq provinsi dan satpol pp penertiban hari ini berjalan lancar.jadi pedagang sendiri sudah tau bahwa hari ini akan dilakukan penertiban,sehingga ada yang berinisiatif membongkar lapak-lapak mereka sendiri,” tuturnya.

Wattimena menegaskan, jika kedapatan para pedagang yang masih bandel dan yang masih ingin berjualan di badan jalan Pemerintah Kota Ambon akan ambil tindakan tegas.

“Tindakan tegasnya adalah kalau dia itu pedagang resmi kita cabut ijin pedagangnya kemudia menyita semua barang-barangnya .saya kira ini adalah cara mengingatkan para pedagang.kalau kita sudah atur,ikut apa yang pemerintah atur .tidak bisa masing-masing mengatur dirinya sendiri,” ungkapnya.

Dia berharap, dari penertiban ini jalan pantai mardika akan lancar sehingga bisa membantu mengatasi kemacetan di tulakabessy yang terjadi selama ini.

“Kalau dia lancara kendaraan bisa kita ahlikan untuk lewat bawah,sehingga tidak terjadi penumpukan di jalan tulakabessy ada banyak manfaat yang bisa kita dapat tapi kita juga menjamin bahwa pedagang masuk ke gedung baru tidak ada bayar sewa cukup bayar 13 ribu perhari itu retribusi yang wajib mereka bayar, Jadi dengan indaq porvinsi semua masuk nanti malam dan pedagang kaki lima tidak boleh berjualan di terminal,” tutupnya. ()

Pos terkait

Tinggalkan Balasan