![]() |
| Menuju Ambon Kota Music Dunia |
Ambon, Bedahnusantara.com: Kota Ambon sebagai Kota Music Dunia adallah impian semua warga Kota Ambon, akan tetapi demi mencapai impian tersebut Kota Ambon mesti memenuhi beberapa hal yang mendasar.
Untuk menjadikan Kota Ambon sebagai kota musik dunia versi United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dan diakui dunia bawa Ambon adalah kota Musik Dunia tentu ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon Richard Luhukay menjelaskan, secara umum 5 pilar kota musik adalah proses belajar, infrastruktur, musisi dan komunitas, nilai sosial dan budaya dan pengembangan industri. Kelima hal ini adalah satu rangkaian.
“Persyaratan dari unesco itu ada 5 pilar besar supaya dapat menjawab aksi kita untuk mendukung Kota Ambon sebagai kota musik dunia,”ujar dia kepada wartawan di Balai Kota Ambon.
Dia memaparkan, dari 25 action plan yang diteapkan UNESCO, lima di antaranya merupakan pilar besar untuk menjadikan kota ini sebagai kota musik dunia.
“Yang pertama infrastruktur musik sementara ini dikerjakan dan didukung oleh BEKRAF yakni studio musik di UNPATTI dan IAIN yang sementara ini dalam proses pengerjaanya kurang lebih 80 persen, kemudian yang kedua musisi dan komunitas ini yang sudah kami data sekian banyaknya komunitas musisi sambil kita membentuk forum-forum musik,”jelas dia.
Supaya lebih bermanfaat lagi dalam pengembangan musik di Kota Ambon maka yang berikut adalah proses belajar salah satunya dari Kampus UNPATTI sudah menyediakan kurikulum baru dan fakultas seni dan musik,”tambah dia.
Dia mengatakan, kemudian pengembangan industri yang lebih terarah pada indutri musik lokal bagi,”yang terakhir nilai sosial budaya yang terkandung dalam musik-musik tradisional itu juga harus dibudayakan dan dilestarikan serta dipromosikan,”jelas dia.(BN-03)






