Maluku Raih Juara Umum Pesparawi Nasional ke-XI

Maluku%2BJuara%2BPesparawi
Penyerahan Piala Juara umum Pesparawi ke-XI

Ambon, Bedah Nusantara.com: Provinsi Maluku yang juga selaku tuan rumah pelaksanaan Event Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi)Tingkat Nasional ke-XI, akhirnya ditetapkan sebagai juara umum Even Gerejawi tiga tahunan ini.

Walaupun Maluku dan Papua Barat sama-sama memperoleh 3 Champion, namun Maluku ditetapkan sebagai juara umum, mengingat dari 12 mata lomba yang diperlombakan, Maluku lebih memperoleh medali emas dari pada Papua Barat.

Tiga champion yang diperoleh Maluku di kategori Musik Pop Gerejawi (MPG), Solo anak 7 – 9 tahun dan Paduan Suara (PS) pria.

Sedangkan provinsi Papua Barat meraih tiga champion di kategori solo anak 10 – 13 tahun, PS remaja – pemuda dan PS wanita.
Secara keseluruhan Maluku tercatat meraih 11 medali dan satu perak.

Medali emas diperoleh dari kategori PS dewasa campuran, PS pria, PS wanita, PS remaja – pemuda, PS anak, vokal grup, solo remaja pemuda putra, solo remaja pemuda putri, solo Anak 7 – 9 tahun, musik pop gerejawi dan musik etnik, sedangkan satu perak dari kategori solo anak 10 – 13 tahun.

Sedangkan Papua Barat meraih sembilan medali emas dan dua perak. Medali emas diperoleh dari PS dewasa campuran, PS pria, PS wanita, PS remaja pemuda, PS anak, solo Anak 10 – 13 tahun, musik pop gerejawi, solo remaja pemuda putra serta musik etnik, sedangkan dua perak di kategoris olo anak 7 – 9 tahun dan vokal grup.

Dari perbedaan medali emas tersebut, sehingga dewan juri menetapkan Maluku sebagai juara umum.
sementara itu, lima gelar champion lainnya diraih empat provinsi yakni DKI Jakarta pada kategori vokal grup dan solo remaja pemuda putri serta provinsi Papua pada kategori paduan suara anak.

Provinsi Bengkulu meraih champion pada kategori solo remaja putra dan Sulawesi Utara meraih champion di kategori paling bergengsi pada kompetisi banding nyanyi tiga tahunan tersebut yakni kategori Paduan Suara dewasa campuran.

Satu-satunya kategori lomba yang tidak menyertakan gelar champion yakni musik etnik karena baru pertama kalinya dilombakan dan perlu dilakukan penyesuaian dan akselerasi.(BN-03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan