Ambon,Bedahnusantara.com-Kementrian desa melakukan pantauan secara langsung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang berlangsung di Desa Waiheru, Kota Ambon, Kamis (7/4/2022).
Pantauan dilakukan secara langsung Kepala Sub Bidang Fasilitasi Administrasi Pemerintah Desa Ratna Adriana secara virtual bersama Walikota Ambon Richard Louhenapessy, Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler, Sekretaris Kota Ambon Agus Ririmasse, Kepala Kejaksaan Negeri Ambon Frits Nalle, Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol Raja Artur Limongga.
Adriana mengatakan, saat ini pandemi Covid-19 semakin melandai namun pandemi belum berakhir sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo agar, kita tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M.
“Diharapkan pemerintah daerah dapat menekan laju penyebaran Covid-19,” harapnya
Dia mengakui, proses Pilkades yang dilaksanakan secara serentak dimana, pemilih 500 orang untuk setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), koordinasi dengan forkopimda Untuk tetap menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pemerintah daerah untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan.
“Kita tetap mengikuti aturan yang ada agar, proses Pilkades dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ungkapnya.
Sementara itu, Walikota Ambon Richard Louhenapessy menuturkan, saat ini terdapat 8 desa dan 1 negeri yang yang melaksanakan Pilkada secara serentak diantaranya, Desa Latta, Waiheru, Negeri Lama, Galala, Wayame, Hunut, Poka, dan Nania. Sementara satu Negeri adat yang ikut dalam Pilkades Serentak adalah Negeri Hative Kecil.
“Kita menetapkan tanggal 7 untuk pelaksanaan program Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon karena, tanggal 7 merupakan hari ulang tahun Kota Ambon yang jatuh pada bulan September,” ungkapnya.
Dia mengakui, pihaknya bersama forkopimda Kota Ambon akan melaksanakan pantauan langsung proses Pilkades di 8 desa dan 1 negeri.
“Dari hasil pantauan partisipasi masyarakat untuk proses Pilkades sangat luar biasa,” terangnya
Dia berharap, Pilkades di Kota Ambon akan berjalan aman tanpa ada sengketa.
“Saya pastikan tidak ada sengketa selama proses Pilkades dilaksanakan karena saya melihat persiapan yang cukup baik dan partisipasi masyarakat yang luar biasa,” tandasnya. ( BN-02)







