![]() |
| Ambon Kota Musik |
Ambon, Bedahnusantara.com: Sekertaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Ambon Feby Mail, menjelaskan, untuk mendukung Ambon menuju kota musik dunia wajib mengintegrasikan hal ini ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Ambon tahun 2017-2022.
“Integrasi ini wajib masuk ke RPJM kota itu wajib walaupun itu hanya integrasi 5 tahun, karena untuk menjadikan Ambon sebagai kota musik dunia, kita harus berulang-ulang memperbaikinya, karena mungkin nantinya dalam 5 tahun ini kita dapat baru meletakkan fondasinya,”katanya kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Senin (30/10).
Untuk itu, lanjut dia, dia meminta agar Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) teknis dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon untuk dapat mengintergrasikan Ambon menuju kota musik dunia ke dalam RPJMD Kota Ambon.
Karena lanjut dia, dalam dua tahun terakhir Kota Ambon harus betul-betul memperkuat fondasinya karena itu dirinya meminta SKPD teknis dapat mengintegrasikan kota Ambon sebagai kota musik masuk ke dalam rpjmd.
“Dan sekaligus saya mau lihat integrasinya seuai dengan RPJMD, karena kalau belum kuat dinas tolong memperkuat karena dalam RPJMD,”katanya.
Dia mengakui, sasaran yang ingin dicapai “money follow program, not money follow fashion”, karena itu tidak bisa lagi kita bekerja sektoral namun kita bekerja dalam tujuan untuk program apa yang mau kita capai untuk menjadikan Ambon kota musik dunia tahun 2017.
“Kita harus progres tentang program yang akan dicapai untuk menjadikan Ambon Kota Musik Dunia,”akuinya.
Dia meminta, SKPD teknis untuk dapat mempelajari dokumen dari Ambon Music Office (AMO) untuk menyesuaikan dengan RPJMD Kota Ambon tahun 2017-2022.
“Hal ini masih rancangan awal jangan-jangan sudah dipetakan selama lima tahun membangun fondasinya itu belum kuat. Minimal kita harus kerja keras letakan fondasi dulu karena saya berpikir kita harus sepakati integrasinya untuk merevisi dan memperkuat rencana jangka panjang meuju Ambon menjadi kota musik dunia, mari kita mengintegrasikannya dalam RPJM 5 tahun,”jelasnya. (BN-O2)






