Hari Raja Negeri Rutong 2026 Usung Semangat “Arika Kalesang Negeri”

IMG 20260228 WA0008 scaled

 

Editor: Redaksi 

Ambon, Bedahnusantara.com: Masyarakat Negeri Rutong kembali memperingati Hari Raja yang digelar setiap akhir Februari. Tahun ini, perayaan mengangkat tema “Arika Kalesang Negeri”, yang bermakna cekatan, tanggap, dan bertanggung jawab dalam merawat negeri.

Tema ini dipadukan dengan semangat Merajut Adat, Menjaga Amanah, Merawat Alam, Menata Masa Depan, yang diharapkan menjadi inspirasi tidak hanya dalam peringatan Hari Raja, tetapi juga dalam pelaksanaan pemerintahan negeri sepanjang tahun ke depan.

Peringatan tahun ini digelar di tengah berbagai tantangan sosial, seperti menurunnya disiplin masyarakat, persoalan sampah dan degradasi lingkungan, hingga berkurangnya minat generasi muda terhadap adat dan nilai iman. Di sisi lain, tuntutan tata kelola negeri yang transparan dan partisipatif juga semakin menguat.

Panitia yang didominasi generasi muda Rutong, berkolaborasi dengan Lembaga Adat dan Pemerintah Negeri, menyiapkan sejumlah agenda penting. Salah satunya adalah pelaksanaan ritual adat guna memperkuat pranata dan tradisi yang hidup dalam masyarakat.

Proses ini diawali dengan pembahasan di empat Soa, kemudian dilanjutkan dalam sidang adat di Baileo untuk menghasilkan keputusan bersama. Beberapa topik yang dibahas meliputi Maso Minta, Sasi, hingga tata cara penerimaan tamu. Momentum ini menjadi langkah penting dalam menjaga eksistensi negeri adat di Ambon dan Maluku secara luas.

Perayaan juga dirangkaikan dengan kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) hasil kerja sama Pemerintah Kota Ambon dan Pemerintah Negeri Rutong. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Pantai Rutong menghadirkan berbagai agenda bertema lingkungan, seperti talk show tentang peran adat dalam pelestarian lingkungan untuk pengembangan desa wisata, lomba kebersihan, pameran UMKM berbasis daur ulang, hingga fashion show.

Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella menegaskan bahwa komitmen menjaga kebersihan tidak berhenti pada imbauan semata, tetapi diarahkan pada pembangunan sistem pengelolaan lingkungan berbasis perubahan perilaku masyarakat.

Ia berharap dukungan dari berbagai pihak, mulai dari LSM lingkungan, perguruan tinggi, sektor swasta, hingga BUMN melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, agar upaya pengelolaan lingkungan ini dapat memberikan dampak jangka panjang.

Peringatan Hari Raja berlangsung hingga malam hari dengan berbagai agenda sebagai ungkapan syukur. Dalam kesempatan tersebut, Raja juga menyerahkan penghargaan kepada tokoh dan lembaga yang dinilai berkontribusi bagi kemajuan Rutong sepanjang tahun terakhir.

Momentum ini diharapkan menjadi titik temu berbagai pihak dalam membangun komitmen bersama menjaga lingkungan, kebersihan, serta melestarikan adat sebagai warisan leluhur yang menghormati alam sebagai sumber kehidupan. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan