Forkopimda Sikapi Aksi Unjuk Rasa Di Jakarta

Ambon,Bedahnusantara.com:Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Tokoh Agama se-Kota Ambon menyikapi aksi unjuk rasa di Jakarta yang dilakukan oknum masyarakat Indonesia Timur pada 20 November 2020 lalu.

InShot 20201126 100535056


Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengakui, pihaknya bersama Forkompinda dan tokoh agama se-Kota Ambon mengecam aksi oknum masyarakat Indonesia Timur yang melakukan aksi demonstrasi dan pembakaran foto Habib Rizieq Shihab (HRS).


“Saya mengecam dengan keras aksi oknum masyarakat Indonesia Timur yang melakukan aksi yang dilakukan oleh mereka,” tegasnya kepada wartawan di Balai Rakyat Belakang Soya, Rabu (26/11/20).


Apa yang dilakukan sekelompok oknum masyarakat Indonesia Timur dengan makukan aksi demo kepada Ketua Umum From Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) tidak mencerminkan nilai-nilai persaudaraan di Maluku.


“Khususnya di Kota Ambon yang sangat menghormati dan menjunjung simbol-simbol keagamaan dan nilai-nilai kultural. Jadi apa yang mereka lakukan itu, berbeda sekali dengan karakter kita,”terangnya. 


Pihaknya juga  mendukung pernyataan sikap yang dilakukan Gubernur Maluku bersama forkopimda beserta tokoh-tokoh agama di Provinsi Maluku yang menolak dan mengutuk aksi di Jakarta tersebut.


“Kami mendorong dan mendesak aparat kepolisian untuk memprosesnya secara hukum,” katanya

 

Lebih lanjut tambah Walikota, masyarakat Maluku khususnya kota Ambon dihimbau, untuk meningkatkan hubungan persaudaraan, tetap menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan dilingkungan masing-masing.


“Kami juga minta masyarakat tidak terpancing pada hal-hal yang bersifat memecah belah dan segera melaporkan hal-hal yang dianggap meresahkan yang bersifat kriminal kepada aparat hukum,” tegasnya. 


Dia mengingatkan, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat dan tokoh perempuan dihimbau dan diajak untuk memberikan penguatan yang positif kepada umat, masyarakat dan komunitasnya dan tidak terprovokasi isu yang ada.


“Saya minta masyarakat Maluku khususnya Kota Ambon tidak terprovokasi dengan segala isu yang dapat mengacaukan kehidupan orang basudara di Maluku tercinta,” tandasnya.( BN-03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan