DPRD Maluku Minta Pemerintah Kabupaten Melihat Kerusakan Pasca Bencana

Maluku,Bedahnusantara.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku meminta, Pemerintah Kabupaten melihat kerusakan pasca bencana akibat cuaca ektrim 

AVvXsEhee2M9j6xKWwtXd4aubGL70i5AcecR4yCb5bNMDIWJkk6hO sD6tsgsuBmyqcOSLq18Lz32F7qzKWIr0DNWR5P5iBI71CkqgvtSqTTnTsagAByCrM59kW686zPeQ7wtuLOTsvoHtqtXQCIfeoyi8UyS9Yu7JYC67K1DY 4QLZEUS3Uc1ym8xU0k9UvQ=w640 h480

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku Hatta Hehanussa kepada wartawan usai melaksanakan rapat bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Dinas PU Provinsi Maluku dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku yang berlangsung Jumat (04/03/22).

Dalam rapat tersebut, Komisi III DPRD Maluku meminta dari BWS, PU juga BPBD Maluku untuk secepatnya mengatasi bencana yang terjadi di beberapa daerah di Maluku.

“Bencana yang terjadi sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat, apalagi di daerah pesisir pantai yang kenal banjir ROB dimana kenaikan air laut melebihi bibir pantai, termasuk juga banjir akibat hujan deras,” ujarnya.

Menyikapi cuaca ekstrim kemuadian banjir ROB dalam beberapa puluh tahun ini yang terjadi diwilayah maluku hampir terjadi bencana pada seluruh kabupaten dan kota di Maluku.

Dimana, peristiwa banjir ROB dan hujan yang mengakibatkan banjir terutama di Dusun Laala Desa Ariate dan Taniwel Timur Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Desa Wailissa dan Kota Bula Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) juga Kobisadar dan Kobisonta Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan kabupaten lainnya di Maluku.

“Kerusakan yang diakibatkan oleh bencana sangat berdmpak terhadap masyarakat sehingga, ada beberapa daerah yang mengalami kerusakan,” paparnya.

Dia meminta, perhatian penuh dari pihak pemerintah daerah dan DPRD terkait dengan penanganan darurat oleh BPBD kabupaten, kota maupun dinas terkait untuk menangani masalah ini.

“Salah satu solusi diminta oleh pemerintah untuk memperhatikan dalam usulan – usulan membangun infrastruktur harus menjadi usulan prioritas dari daerah terdampak musibah itu menjadi usulan prioritas salah satunya desa Laala yang akan dikirim 500 buah bronjong, 400 giobeg dari BWS Maluku bekerjasama dengan BPBD Maluku untuk diserahkan BPBD Kabupaten SBB,” terangnya.

Pihaknya berharap, hal ini segera terealisasi secara baik.

Dia juga meminta, BWS Maluku untuk segera melakukan normalisasi sungai Wailaala itu kalau tidak dinormalisasi karena, akan menyebabkan banjir.

“Ditakutkan dalan beberapa hari kedepan akan terjadi hujan besar pasti kampungnya bisa lebih parah, Karena itu akan menjadi prioritas dan perhatian pemerintah,” katanya. ( BN-04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan