DPP PDIP Keluarkan Instruksi Untuk Kader Partai

Maluku, BedahNusantara.Com – Adanya pemberitaan terkait eksitensi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Maluku, Irjen Pol (Purn) Drs Murad Ismail, pada beberapa media lokal beberapa hari belakangan ini, membuat Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu partai besutan Megawati Soekarno Putri ini, Benhur George Watubun angkat bicara.

AVvXsEiXB nIvAjr9m3TsNd0pl0bbVzvr4V60gTBIvH1zijt4fdaZyP7PIMaL3kpH5yyZI4REuqbXh0WZj8Gkqr jIaFl9tZSClah8cswAEnb5e4FoKbSx9zATFPNUNGlh0eXZccvGjwqfb5IS4lsx1sXrMrkZu4NTm6dlmSHcKEOiO2hUlvxIUomeFjKgiJ5w=w640 h480

Kepada awak media, Selasa (16/11), Benhur mengatakan, terkait dengan apa yang terjadi saat ini, kader PDIP sementara menunggu keputusan DPP PDIP.

“Terkait permasalahan eksistensi Pak Murad Ismail sebagai Ketua DPD PDIP Maluku, kita sementara menunggu keputusan dari DPP,” tandas pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP DPRD Maluku.

Menurut Benhur, sebagai tindak lanjut dari tindakan yang sangat menarik perhatian publik, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh kader partai di tingkat DPD, DPC dan seluruh kader partai untuk tunduk kepada keputusan yang sudah dibuat.

“DPP PDIP telah mengeluarkan keputusan partai nomor 2501 tanggak 15 November 2021, berupa instruksi kepada DPD, DPC dan seluruh kader PDIP di Maluku,” ungkap Benhur.

Dalam keputusan tersebut, lanjut Benhur, DPP PDIP mengingatkan, bahwa setiap keputusan apapun yang akan diselesaikan, haruslah diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat.

Selain itu, pengurus maupun kader PDIP, tidak boleh menyampaikan permasalahan internal partai kepada publik, yang nantinya dapat menyulut perhatian banyak pihak.

Berikutnya, apabila ada pengurus atau kader partai yang tidak mengindahkan instruksi yang dikeluarkan DPP PDIP, maka akan menerima sanksi.

“Sebagai Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan selaku Ketua Fraksi PDIP DPRD Maluku, saya meneruskan instruksi berupa keputusan yang dikeluarkan DPP PDIP,” tegasnya.

Benhur berharap, para pengurus dan kader PDIP di Maluku, dapat menahan diri dan taat terhadap keputusan yang sudah DPP PDIP.

“Kita tidak bisa menerka-nerka, yang ada adalah harus bersabar menunggu apapun yang diputuskan DPP PDIP,” ungkapnya.

Benhur menjelaskan, terkait dengan apa yang terjadi, ini merupakan permasalahan internal dan berkaitan dengan martabat partai, dimana sudah ada laporan dan sudah ada tindak lanjut dari partai dengan memanggil beberapa kader.

“Beberapa waktu lalu, kita telah di periksa. Saya telah diperiksa, Pak Murad juga sudah diperiksa, Pak Edwin Huwae dan Ibu Nancy Purmiasa juga sudah diperiksa. Yang belum hanya Ibu Mercy Barends, karena beliau masih diluar negeri. Hal ini dilakukan untuk menjaga kekompakan untuk marwah partai kedepan,” tutupnya. (BN-05)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan