Ambon, Bedahnusantara.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon menegaskan bahwa penebangan pohon yang dilakukan belakangan ini semata-mata bertujuan menjaga keselamatan warga. Langkah tersebut dilakukan secara selektif, bukan sembarangan, dan tahun depan pemerintah berkomitmen melakukan peremajaan pohon di sejumlah jalur kota.
Kepala DLHP Kota Ambon, Apres Gaspers, menjelaskan bahwa setiap pohon yang ditebang telah melalui proses penilaian. Ada yang diputuskan berdasarkan hasil kajian tim DLHP karena dinilai berpotensi membahayakan, dan ada pula yang ditebang atas permintaan masyarakat karena kondisinya mengancam lingkungan sekitar.
“Yang kita tebang itu hanya pohon-pohon yang betul-betul mengancam keselamatan warga. Jadi bukan karena ukurannya besar atau sudah tua langsung ditebang. Ada pohon yang lapuk, akarnya merusak trotoar, atau rawan tumbang, itu yang kita prioritaskan,” ungkap Gaspers, Jumat (3/10/2025).
Ia menambahkan, penebangan pohon juga mempertimbangkan dampaknya terhadap kualitas udara di Kota Ambon. DLHP memiliki indikator harian yang dipantau melalui alat deteksi kualitas udara. Karena itu, setiap pemotongan dilakukan dengan penuh perhitungan agar tidak menurunkan kadar oksigen kota secara signifikan.
“Kalau kita banyak melakukan pemotongan, indikator kualitas udara otomatis menurun. Itu terekam langsung oleh alat yang kita miliki. Karena itu, langkah kita selektif, supaya tidak mengganggu keseimbangan ekologi,” jelasnya.
Ke depan, DLHP Kota Ambon telah menyiapkan program peremajaan pohon tahun 2026. Pohon-pohon yang sudah ditebang, terutama di jalur trotoar, akan diganti dengan jenis baru yang lebih ramah kota.
“Program peremajaan ini penting. Pohon yang baru nanti dipilih dengan pertimbangan tidak merusak trotoar, tidak mengancam keselamatan warga, tetapi tetap memiliki daya serap polusi yang baik. Jadi ada keseimbangan antara keamanan dan fungsi lingkungan,” kata Gaspers.
Dengan langkah ini, DLHP berharap masyarakat dapat memahami bahwa penebangan pohon dilakukan bukan untuk mengurangi ruang hijau kota, melainkan bagian dari upaya menjaga keselamatan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di Ambon. (BN Grace)





