Bupati KKT Paparkan 5 prioritas Pembangunan

Ambon,Bedahnusantara.com-Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Petrus Fatlolon, paparkan 5 program prioritas pembangunan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Murenbang-RKPD) Provinsi Maluku, yang  dilaksanakan di Swissbell Hotel, Kamis (22/04/2021).

InShot 20210423 093214437


Dia memaparkan, 5 program prioritas pembangunan KKT diantaranya, percepatan pemulihan ekonomi lokal , peningkatan pemenuhan pelayanan dasar kesehatan dan pendidikan, pemerataan kualitas infrastruktur  dasar, mitigasi bencana dan pengelolaan  lingkungan hidup dan pelaksanaan reformasi birokrasi tata  kelola pemerintahan.


Selain itu, Bupati KKT juga mengusulkan  program kegiatan Pemprov Maluku dalam  meningkatan jalan Batu Putih  – Marantutul, pembangunan jalan Batu Putih – Wermatang, pembangunan talud di desa Alusi Batjasi, peningkatan kualitas dan pembangunan rumah layak huni, pemberdayaan masyarakat nelayan tangkap  dan budidaya serta pengembangan UMKM.


“Total anggaran usulan KKT kepada Provinsi Maluku sebesar 175 miliar lebih. Kami juga mengusulkan untuk diakomodir dalam APBN 2022. Tujuh program kegiatan sebagaimana yang kami sampaikan ini total anggarannya sebesar Rp.1,9 triliun,” ungkapnya.


Dia menyampaikan, ungkapan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada Gubernur Maluku dan pimpinan OPD Provinsi Maluku, yang telah mengalokasikan anggaran 5 tahun terakhir kepada KKT.  


“Dalam kondisi pandemi telah mengakibatkan kesulitan keuangan negara termasuk kesulitan keuangan di Provinsi Maluku. Kita di kabupaten KKT juga mengalami dampak yang sama apalagi adanya refocusing anggaran yang diwajibkan kepada provinsi dan kabupaten kota,” ungkapnya.


Selain 5 program prioritas, KKT juga mengusulkan 7 isu strategis pembangunan diantaranya, belum optimalnya dalam  pencegahan dan penanganan covid- 19, masih rendahnya pemenuhan pelayanan dasar kesehatan dan pendidikan, rendahnya pertumbuhan ekonomi akibat pandemi covid-19, minimnya mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan hidup, rendahnya pemerataan kualitas infrastruktur dasar , belum optimalnya pencapaian target kinerja pemerintah daerah dan penyiapan sumber daya manusia untuk menyambut pengelolaan blok Masela.


“Dengan 7 isu strategis kami merencanakan 5 prioritas pembangunan daerah KKT tahun kerja 2022,” tandasnya.( BN-05)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan