Ambon,Bedahnusantara.com-Sekertaris Daerah Provinsi Maluku Kasrul Selang membuka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Maluku Tahun 2022 yang berlangsung di SwissBell Hotel, Kamis (22/04/2021).
Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Maluku mengatakan, pelaksanaan Musrenbang RKPD Provinsi Maluku bertujuan untuk penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan nasional, serta melakukan klarifikasi program dan kegiatan usulan kabupaten dan kota.
“Musrenbang menjadi instrumen evaluasi capaian kinerja Pemerintah Provinsi Maluku untuk meningkatkan rantai ekonomi, SDM, industri, Pertanian, Pendidikan, dan pendukung kemajuan pembangunan daerah,” ujarnya.
Dia menjelaskan, dalam rangka percepatan pembangunan di tahun 2022 mendatang, ada beberapa langkah strategis yang dilakukan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan insfratruktur di Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan Ambon New Port, sekaligus meningkatkan investasi dan eksport komiditas perikanan dan pertanian.
Selain itu lanjut dia, pihaknya mengusulkan pariwisata banda sebagai proyek strategis nasional termasuk rehabilitasi istana mini yang telah direspon pemerintah pusat dalam mengusulkan pembangunan infrastuktur dasar di daerah terdepan, terpencil dan tertinggal.
“Peningkatan mutu pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pembangunan pembangkit listrik tenaga gas 500 mw untuk mendukung kawasan industri di pulau seram,mendukung pengesahan RUU kepulauan untuk meningkatkan kapasitas keuangan daerah dan meningkatkan kinerja birokrasi dan pelayanan publik berbasis IT dan digital,” paparnya.
Dia berharap, dengan Musrembang RKPD seluruh program dan kegiatan dapat kita rumuskan dalam rangka mengatasi berbagai permasalahan yang sedang kita hadapi saat ini.
“Melalui Musrembang RKPD kita dapat menghasilkan rencana rencana pembangunan yang akan melengkapi dan menyempurnakan rencana rencana kerja yang akan di tetapkan untuk menjadi acuan pelaksanaan pembangunan daerah tahun 2022 mendatang,” ungkapnya.
Dia meminta, dukungan dari pemerintah pusat agar, memperhatikan usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan melalui rapat koordinasi Gubernur agar penyusunan program kegiatan yang difokuskan pada upaya pemulihan kesehatan sosial ekonomi serta peningkatan kualitas sumberdaya manusia.
Hadir dalam Musrenbang RKPD Provinsi Maluku diantaranya, Bupati KKT Petrus Fatlolon, Bupati Maluku Tenggara Muhamad Taher Hanubun, Bupati Seram Bagian Barat, Mohamad Yasin Payapo, Bupati – Wakil Bupati Maluku Tengah Abua Tuasikal – Marlatu Leleury, Bupati MBD Benjamin Noach, Bupati Aru Johan Gonga, Bupati Buru Selatan, Safitri Malik Soulissa, dan Walikota Tual Adam Rahayaan.( BN-05)







