AMGPM Ranting Mahanaim Kembali Rilis Karya Untuk 76 Tahun Indonesia Merdeka

Ambon,Bedahnusatara.com:Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-76, Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Ranting Mahanaim Cabang Bethania kembali merilis karya untuk Indonesia.

InShot 20210818 095339434
AMGPM Ranting Mahanaim Kembali Rilis Karya Untuk 76 Tahun Indonesia Merdeka 


Rilis yang digagas dengan sorotan Tema  “Generasi  Ini, Kami Mohon  Indonesia  Jangan Menyerah” dinilai memiliki tajuk yang luar biasa untuk sebuah video mashed up lagu kebangsaan berdurasi 7 menit diluncurkan di chanel YouTube milik AMGPM Ranting Mahanaim, Cabang Bethania, Daerah Kota Ambon, dalam rangka memperingati 76 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.


Organisasi gereja yang berpusat di Sektor Mahanaim, Kawasan Pulugangsa memperlihatkan kreatifitas dan musikalitas 


Karya ini digarap dalam paradigma bermusik di era Covid-19 diantaranya, work from home dengan melibatkan anggota ranting serta kaula muda yang berdomisili pada kawasan Pulugangsa.


Karya ini diproduksi langsung oleh organisasi yang dipimpin Ketuanya, Ravensca Tapilatu dan Ian Fuakubun selaku Sekretaris Ranting. dengan perpaduan aransemen musik yang digarap oleh salah satu musisi muda Maluku Kenza Trona serta mixing, mastering lagu, dan pembuatan Video Clip diproduksi oleh Billy Wattimena dari Wattimena Gomies Studio, yang adalah juga kader milik AMGPM Ranting Mahanaim serta hasil kolaborasi kontent konseptor Dea Haurussa/Riruma.


Karya ini mendapat sambutan meluas yang terlihat dari jumlah viewer di akun YouTube Ranting Mahanaim Pulugangsa.


Ketua AMGPM Ranting Mahanaim Ravensca Tapilatu menjelaskan, tugas panggilan menjadi garam dan terang bukan dalam ruang ibadah, namun dalam melakukan pelayanan. 


“Kami berkarya bukan berarti kami lebih baik dari ranting yang lain, tapi kami berharap karya kami bisa menginspirasi rekan – rekan  pemuda yang lain untuk beraktifitas positif serta produktif untuk menyalurkan talenta yang ada dengan segala bentuk kreatifitas dimasa pandemi Covid-19 saat  ini,”  katanya.


Dia berharap, karya ini juga menunjang program Kota Ambon sebagai Ambon City Of Music.


“Apa yang kami lakukan tidak sampai disini karena, kami akan akan terus berkarya dalam segala pelayanan kedepan,” tandasnya.( BN-03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan