Ambon,Bedahnusantara.com-Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan di 42 kecamatan di Provinsi Maluku pada Agustus 2023, diketahui bahwa NTP Provinsi Maluku secara rata-rata mengalami peningkatan
sebesar 0,23 persen dibanding Juli 2023, atau naik dari 104,33 pada Juli 2023 menjadi 104,57
pada Agustus 2023.
Hal itu disampaikan Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia kepada awak media melalui Rilis,Jumat ( 01/09/23).
Peningkatan NTP disebabkan oleh indeks harga hasil produksi pertanian (It)
yang tercatat menurun sebesar 0,01 persen dan penurunan indeks harga yang dibayar petani (Ib)
sebesar 0,24 persen.
Peningkatan NTP pada Agustus 2023 disumbangkan oleh meningkatnya NTP pada dua subsektor,
yaitu subsektor tanaman pangan (0,25 persen) dan subsektor tanaman perkebunan rakyat (1,09
persen). Sedangkan 3 subsektor lainnya mengalami penurunan NTP yaitu subsektor hortikultura
(-0,34 persen), subsektor peternakan (-1,60 persen) dan subsektor perikanan (-1,56 persen)”ujarnya
Indeks Harga yang Diterima oleh Petani (It) dari kelima subsektor menunjukkan fluktuasi harga
komoditas pertanian yang dihasilkan oleh petani. Data dalam Tabel 1 menunjukkan bahwa indeks
harga yang diterima oleh petani (It) Provinsi Maluku pada Agustus 2023 sebesar 122,25 atau turun
sebesar 0,01 persen dibanding It Juli 2023 yang tercatat sebesar 122,27″ungkapnya
Jika dilihat per subsektor, empat subsektor mengalami penurunan It. Sementara satu subsektor
lainnya mengalami peningkatan. Penurunan It tertinggi disumbangkan oleh subsektor perikanan
yaitu sebesar 1,77 persen”pungkasnya ( BN Al )






