Ambon,Bedahnusantara.com:Sebanyak 3.883 vaksin yang telah didistribusikan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kepada 29 fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyakes) di Kota Ambon.
Penyerahan vaksin dilakukan oleh Sekretaris Kota Ambon Anthony Gustav Latuheru bersama Asisten II Pemkot Ambon E Silooy dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon pada Fasyakes di Kota Ambon.
Hasil pantauan media ini, Kamis (14/01/21), vaksin yang diperoleh Pemkot Ambon didistribusikan pada Rumah Sakit Pusat dr Leimena sebanyak 368 vaksin, Puskesmas Poka sebanyak 167 vaksin, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sebanyak 117 vaksin, Puskesmas Tawiri sebanyak 35 vaksin, Rumah Sakit Siloam sebanyak 262 vaksin, Rumah Sakit Bayangkara sebanyak 273 vaksin, Puskesmas Lateri dan Halong sebanyak 58 vaksin, Rumah Sakit Angkatan Laut sebanyak 168 vaksin, Puskesmas Passo, Hutumuri dan Nania sebanyak 412 vaksin.
Sementara itu, Tim kedua dibagikan pada Puskesmas Belakang Soya dan Rijali sebanyak 113 vaksin, Puskesmas Martha Tiahahu, Kayu Putih dan Kilang sebanyak 272 vaksin, Puskesmas Latumeten sebanyak 260 vaksin, Puskesmas Benteng :lsebanyak 418 vaksin, Puskesmas Air Salobar, Latuhalat dan Amahusu sebanyak 156 vaksin, Puskesmas Waihaong dan Urimesing sebanyak 70 vaksin, Rumah Sakit Al-Fatah sebanyak 236 vaksin, Puskemas Karpan, Waihoka dan Air Besar sebanyak 478 vaksin.
Sekretaris Kota Ambon Anthony Gustav Latuheru mengatakan, sebanyak 3.883 vaksin yang telah didistribusikan kepada fasyakes di Kota Ambon.
“Ini tanggung jawab kita untuk mendistribusikan vaksin kepada fasyakes yang akan melaksanakan vaksinasi diantaranya, 22 Puskesmas ditambah enam (6) rumah sakit dan satu (1) Kantor Kesehatan Pelabuhan,” ujarnya.
Pihaknya, kata dia, melakukan koordinasi bersama Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease maupun tim Gegana Polda Maluku untuk menjaga keamanan saat pendistribusian vaksin.
“Kita tetap berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk menjaga keamanan vaksin selama pendistribusian pada fasyakes yang ada di Kota Ambon,” paparnya.
Pengamanan kata dia, juga dilakukan pada setiap 29 Fasyakes termasuk farmasi Pemkot Ambon.
“Kita lakukan penjagaan ketat selama vaksin berada di fasyakes maupun rumah sakit tempat pendistribusian vaksin,” ungkapnya.( BN-02)











