Wali Kota Tinjau Pelaksanaan PPKM Mikro

Ambon,Bedahnusantara.com:Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy meninjau secara langsung pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Kota Ambon.

WhatsApp%2BImage%2B2021 07 09%2Bat%2B07.54.12


Peninjauan yang dilakukan Wali Kota Ambon  didampingi Wakil Walikota Syarif Hadler, dan Sekretaris Kota Anthony Gustav Latuheru bersama pimpinan OPD memantau secara langsung posko perbatasan kota Ambon dan Maluku tengah, Kamis (8/7/2021).


Peninjauan untuk melihat secara langsung pelaksanaan Instruksi Walikota Nomor 3 Tahun  2021 dapat dilaksanakan oleh pihak Bandar Udara Pattimura Ambon, posko Hunuth Durian Patah, yang merupakan pintu masuk Kota Ambon dari kecamatan Leihitu, dan Posko Larier, yang berbatasan dengan wilayah Kecamatan  Salahutu, Maluku Tengah (Malteng).


Untuk  di Bandara, Walikota menjelaskan terjadi penurunan jumlah calon penumpang yang cukup signifikan dari 700 penumpang turun menjadi 300 penumpang di hari ini.


“Ini hal yang menggembirakan, karena merupakan dampak dari upaya kita membatasi pergerakan orang yang keluar dari Ambon, dan kita harapkan nantinya dari luar daerah juga demikian ada pembatasan untuk orang keluar,” ungkapnya.


Sedangkan untuk hasil pantauan di dua Posko perbatasan, menurut Walikota tidak ada masalah, karena personel Satgas Covid 19 Kota Ambon yang berjaga di posko mulai hari ini, sigap dalam mensosialisasikan Instruksi Walikota Nomor 3 Tahun 2021  kepada pengendara motor dan mobil yang melintas.


“Hasil pantauan untuk masyarakat Malteng yang ada di pulau Ambon itu kan sudah jelas, untuk masuk wilayah Ambon dibuktikan dengan KTP dan surat keterangan dari Pemerintah Negeri,” katanya.


Menurut Walikota, kendala justru ada pada masyarakat Malteng di luar pulau Ambon yang kebanyakan belum memiliki kartu vaksin sebagai salah satu persyaratan wajib perjalanan antar kota/kabupaten dalam provinsi.


“Masyarakat maluku tengah yang datang dari luar Ambon, rata – rata belum dilaksanakan vaksinasi disana, ini yang menjadi problem bagi kita,” jelasnya.


Untuk itu, pihaknya akan melakukan koordinasi bersama Satgas Covid 19 Provinsi Maluku, sehingga jangan sampai berdampak pada penyebaran Covid 19 di Kota Ambon.


“Koordinasi antar kota/kabupaten harus ditingkatkan sebagai tanggungjawab kolektif dalam menghadapi situasi pandemi ini, jangan sampai orang lain yang makan, kita yang cuci piring,” tandasnya. ( BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan