Wali Kota Ambon Berangkatkan 105 Pekerja Muda ke Bali, Tekankan Disiplin dan Jaga Nama Daerah

98838287 bfe3 4606 86d2 d149071c9372

Editor: Redaksi

Ambon,Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon kembali membuka peluang kerja bagi generasi muda melalui program penempatan tenaga kerja antar daerah. Sebanyak 105 tenaga kerja muda resmi dilepas oleh Bodewin Wattimena untuk penempatan kerja di Bali dalam program kerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.

Prosesi pelepasan berlangsung di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Kamis (7/5), disaksikan jajaran pemerintah daerah, pihak perusahaan, serta keluarga peserta yang turut memberikan dukungan kepada para calon pekerja.

Dalam kesempatan tersebut, Bodewin menjelaskan, dari total 123 peserta yang dinyatakan lolos seleksi, sebanyak 105 orang diberangkatkan pada tahap pertama. Sementara 18 peserta lainnya dijadwalkan menyusul setelah seluruh proses administrasi dan pemberkasan selesai pada Jumat (8/5).

Dalam arahannya, Wali Kota memberikan pesan tegas kepada para tenaga kerja muda asal Ambon agar menjaga sikap, perilaku, serta nama baik daerah selama bekerja di luar Maluku.

Menurutnya, banyak anak muda yang memiliki masa depan cerah namun gagal mempertahankan kesempatan karena terjerumus dalam pergaulan yang salah, terutama kebiasaan mengonsumsi minuman keras yang kerap berujung pada persoalan.

“Begitu sampai dan mulai menerima gaji, jangan kemudian berkumpul, minum mabuk, lalu membuat masalah. Hal-hal seperti itu yang sering menghancurkan masa depan anak-anak muda yang merantau,” tegas Bodewin.

Ia juga mengingatkan bahwa dunia kerja membutuhkan kedisiplinan, kemampuan beradaptasi, dan mental yang kuat. Karena itu, para peserta diminta tidak mudah menyerah ketika menghadapi tekanan atau tantangan di lingkungan kerja baru.

Menurutnya, keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang, kerja keras, konsistensi, serta kemauan untuk terus belajar.

“Jangan melihat pekerjaan hari ini lalu merasa kecil hati. Semua orang memulai dari bawah. Yang menentukan keberhasilan adalah siapa yang mampu bertahan, belajar, dan beradaptasi,” ujarnya.

Selain itu, Bodewin meminta para pekerja untuk membangun komunikasi yang baik dengan rekan kerja maupun pimpinan, serta tidak mengambil keputusan sendiri ketika menghadapi masalah.

Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas sesama pekerja asal Ambon agar dapat saling mendukung di tengah tantangan hidup di perantauan.

“Kalau ada persoalan, bangun komunikasi yang baik. Jangan cepat putus asa, jangan ambil keputusan sendiri. Tetap jaga kebersamaan dan saling mendukung satu sama lain,” katanya.

Bodewin menilai kesempatan kerja yang diperoleh para peserta merupakan peluang besar yang tidak dimiliki semua orang. Karena itu, ia meminta seluruh peserta mensyukuri kesempatan tersebut dengan menunjukkan etos kerja terbaik, tanggung jawab, serta integritas.

Ia berharap para tenaga kerja asal Ambon dapat membuktikan kualitas diri, sehingga membuka lebih banyak peluang kerja bagi generasi muda Maluku di tingkat nasional.

“Buktikan bahwa anak-anak Ambon mampu bekerja dengan baik, disiplin, dan bisa dipercaya. Kalau kalian berhasil, maka peluang untuk generasi berikutnya akan semakin terbuka,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan