TKA SMP di Ambon Dimulai, Disdik Klaim Kesiapan Maksimal

IMG 9365

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat SMP di Kota Ambon resmi dimulai pada Senin (6/4/2026) dengan kesiapan yang diklaim telah mencapai tahap maksimal. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon memastikan seluruh aspek pendukung, mulai dari perangkat hingga dukungan teknis, telah siap digunakan di seluruh sekolah peserta.

Ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Drs. F.F. Taso, M.Si saat di wawancarai di ambon, Rabu (8/4/2026)

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini tidak boleh menyisakan kendala berarti di lapangan. Hal itu disampaikannya saat melakukan pemantauan langsung di sejumlah sekolah, termasuk SMP Negeri 4 Ambon.

“TKA di tingkat SMP sudah matang, tinggal pelaksanaan. Tidak ada alasan untuk tidak siap,” tegas Taso.

Menurutnya, hari pertama pelaksanaan menjadi momen krusial untuk menguji kesiapan sistem secara menyeluruh, terutama infrastruktur dan perangkat pendukung. Ia memastikan hasil pemantauan menunjukkan seluruh fasilitas dalam kondisi siap pakai.

“Kami turun langsung untuk memastikan. Di SMP Negeri 4, SMP Negeri 2, SMP Saverius, dan SMP Negeri 6 Ambon, semua perangkat terutama komputer sudah siap digunakan tanpa kendala,” ujarnya.

Secara nasional, pelaksanaan TKA jenjang SMP dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 16 April 2026, sebelum dilanjutkan ke tingkat SD pada pekan berikutnya.

Taso menekankan bahwa partisipasi siswa menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan asesmen ini. Ia berharap tidak ada siswa yang tertinggal akibat kendala teknis.

“Kami ingin pastikan semua siswa ikut. Jangan sampai ada yang terhambat hanya karena persoalan teknis,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil TKA tidak hanya bersifat administratif, tetapi akan menjadi dasar evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pendidikan di Kota Ambon.

“Hasil ini akan jadi bahan evaluasi. Dari situ kita bisa lihat di mana kekuatan dan kelemahan pendidikan kita, lalu diperbaiki,” jelasnya.

Dari sisi infrastruktur, Disdik memastikan berbagai potensi gangguan telah diantisipasi sejak awal, termasuk kesiapan jaringan listrik dan sistem pendukung lainnya.

“Jaringan listrik aman, perangkat lengkap, dan logistik sudah disusun rapi. Kita sudah antisipasi hal-hal teknis yang bisa mengganggu,” ungkapnya.

Ia juga mengakui kesiapan tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, baik internal maupun eksternal, terutama dalam dukungan teknis dan penyediaan peralatan.

Berdasarkan data Disdik Kota Ambon, total siswa jenjang SMP yang terdaftar dalam Dapodik sebanyak 5.479 siswa, sementara yang mengikuti TKA tercatat 5.494 siswa. Pelaksanaan TKA dibagi dalam empat gelombang, yakni gelombang pertama diikuti 49 SMP, gelombang kedua 18 SMP, gelombang ketiga 8 SMP, dan gelombang keempat 1 SMP.

Secara keseluruhan, sebanyak 52 dari 53 SMP di Kota Ambon mengikuti TKA. Satu sekolah, yakni SMP Rajawali Bangsa, tidak berpartisipasi karena tidak memiliki siswa kelas IX.

Menutup keterangannya, Taso kembali menegaskan bahwa fokus utama pelaksanaan TKA adalah kelancaran sistem serta keterlibatan penuh seluruh peserta.

“Yang paling penting, semua siswa bisa mengikuti asesmen ini dengan baik. Sistem harus siap, fasilitas harus mendukung, dan pelaksanaan harus berjalan tanpa hambatan,” pungkasnya.(BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan