Targetkan Miliki Rumah Sakit Khusus Mata, Pemkot Ambon Gandeng Universitas Udayana

Denpasar, Bedahnusantara.com: Kesehatan telah menjadi salah satu kebutuhan pokok dimasa pandemi seperti saat ini. Hal tersebut semakin menjadi penting mana kala serangan virus Covid-19 berhasil meluluh lantakan semua sendi-sendi kehidupan.

Udayana 01
 Targetkan Miliki Rumah Sakit Khusus Mata, Pemkot Ambon Gandeng Universitas Udayana


Oleh sebab itu, Pemerintah daerah Kota Ambon kemudian mulai mengambil langkah konkrit dan cepat, guna mengembalikan tatanan kesehatan yang ada di masyarakat terkhusus di bidang kesehatan yakni pada segmentasi kesehatan mata.


Hal tersebut dibuktikan dengan dilakukannya sebuah prosesi Penandatanganan Kerja Sama dengan Universitas Udayana yang beradi di Provinsi Bali.


Melalui Dinas Kesehatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalukan Penandatanganan Kerja Sama dengan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Udayana tentang Pelayanan Kesehatan di Bidang Mata pada Balai Kesehatan Mata Ambon Vlissingen.


Penandatangan ini dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, drg.Wendy Pelupessy, M.Kes, bersama Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Udayana, Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes, yang mewakili Universitas Udayana di Gedung Theater FK Universitas Udayana, pada Rabu (27/10/2021). 


Prosesi penandatangan kerjasama ini sendiri disaksikan oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, didampingi Kepala Balai Kesehatan  Mata AV, Daniel Siegers dan Plt. Kepala Bagian Hukum Sekretariat Kota Ambon, Lexy Manuputty. 

Udayana 02
Penandatanganan Kerjasama Antara Pemerintah Kota Ambon Bersama Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bali


Sementara itu dari Fakultas Kedokteran (FK) Udayana, yang turut mendampingi prosesi penandatanganan kerjasama yakni; Dr. dr. I Gede Eka Wiratnaya, Sp.OT(K) (Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan), Dr. dr. I Made Sudarmaja, M.Kes (Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan), dr. I Md. Ady Wirawan, MPH, Sp.KKLP, Ph.D (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi), Dr.dr. A.A. Mas Putrawati Triningrat, Sp.M (K), (Koordinator Program Studi Ilmu Kesehatan Mata), Ni Ketut Dewi Megawati, S.H.,M.H.(Koordinator Tata Usaha), I Gusti Ayu Purnama Dewi, S.E. (Sub Koordinator Pendidikan dan Kerja Sama), dan dr. Wayan Citra Wulan Sucipta Putri, MPH (Koordinator Unit Pengelola Informasi dan Kerja Sama).


Dalam sambutannya, Walikota Ambon Richard Louhenapessy menyatakan ungkapan terimakasihnya kepada Dekan Fakultas kedokteran Universitas Udayana, yang telah bersedia melakukan kerjasama dengan Pemkot Ambon di bidang kesehatan, khususnya kesehatan mata.


“Atas nama pemerintah kota Ambon saya saya bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena pagi ini kita bertemu lagi di tempat yang indah, ruangan yang memberikan inspirasi bagi saya sebagai Walikota dan Pemkot Ambon untuk mengolah tugas – tugas pelayanan ke depan dalam kaitan dengan penandatangan kerja sama antara fakultas kedokteran Universitas dengan Pemkot, secara intensif dengan Dinas Kesehatan Kota Ambon,”ungkap Walikota.


Menurutnya, kunjungan kali ini adalah yang kedua baginya, setelah yang pertama kali saat penandatanganan MOU antara Walikota Ambon dengan Rektor Universitas Udayana, Anak Agung Raka Sudewi, dan kali ini Perjanjian Kerjasama antara Dinas Kesehatan Kota Ambon dengan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bali.


“Penandatangan Kerjasama ini merupakan kelanjutan dari MOU yang telah saya tandatangani dengan Rektor Universitas Udayana beberapa waktu lalu,”terangnya.


Diungkapkan Walikota, untuk diketahui bahwa; pada masa sebelumnya Pemerintah Kota Ambon memiliki kerjasama dengan Internasional dengan beberapa negara seperti Belanda dan Australia lewat program sister city.


Sister City yang pertama yakni kota Vlisingen di Belanda, dan yang kedua di kota Darwin di Australia. Sedangkan khusus untuk Vlisingen, masyarakat Maluku disana relatif cukup banyak dan mereka ingin sekali membuat sesuatu kepada daerah asal mereka, Ambon.


“Komunikasi yang intens dalam hubungan sister city dengan Vlisingen, yang di support oleh pemerintah kota Vlisingen, diwujudkan dalam kerja sama, di bidang pendidikan, lingkungan hidup dan kesehatan. Di bidang kesehatan ini kemudian dibangun Balai Kesehatan Mata, dimana fisiknya dibangun Pemkot Ambon, sedangkan kelengkapan medisnya disiapkan oleh masyarakat Maluku di Vlisingen dan Pemerintah Kota Vlisingen,”terang Walikota.


Hubungan sister city yang baik ini, membuat setiap tahun ada kunjungan berbalasan dari Vlisingen maupun dari Ambon.


Walikota mengungkapkan, dampak dari hadirnya Balai Kesehatan Mata ini sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Ambon, namun keterbatasan dokter mata di kota Ambon, membuat Pemkot harus membangun jaringan kerjasama secara intens dengan sejumlah potensi – potensi kesehatan yang ada di Indonesia.


“Setelah melalui kajian dan berbagai pertimbangan dari maka Pemkot Ambon memutuskan untuk membangun kerjasama dengan FK Universitas Udayana Bali, yang telah berpengalaman melahirkan dokter spesialis mata yang berkualitas,”tandasnya.


Walikota berharap, dengan kerjasama ini, kedepan Balai Kesehatan Mata AV bukan terbatas sebagai Balai Kesehatan, tapi sesuai dengan upaya dan harapan dari Menteri Kesehatan, dapat berkembang menjadi  Rumah Sakit Mata bagi Ambon.


“Karena minimnya dokter spesialis mata di Ambon, saya berharap agar kerjasama ini tidak terbatas hanya dalam bentuk statis tapi dia harus bergerak kedepan sehingga betul – betul embrio ini menjadi kekuatan, untuk pada waktunya Ambon memiliki sebuah rumah sakit mata,”harapnya.(BN-08)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan