Tanpa APBD, Ambon Terima Hibah Mobil Tangki BNPB

IMG 20260105 WA0020 scaled

 

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon kembali mendapatkan dukungan nyata dari pemerintah pusat dalam upaya memperkuat kapasitas penanggulangan bencana dan pelayanan dasar kepada masyarakat. Kali ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon menerima hibah kendaraan operasional berupa mobil tangki dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang seluruh pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tanpa melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Hibah tersebut dinilai sangat strategis, terutama di tengah keterbatasan fiskal daerah serta meningkatnya tantangan akibat perubahan iklim dan potensi bencana hidrometeorologi. Mobil tangki ini tidak hanya diperuntukkan bagi penanganan keadaan darurat, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan air bersih di wilayah yang mengalami kekeringan atau gangguan distribusi air.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Ambon, Frits Tatipikalawan, saat diwawancarai di Kantor Balai Kota Ambon, Senin (5/1/2026), menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh BNPB kepada Pemerintah Kota Ambon.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Di tengah kondisi keuangan daerah yang tidak memungkinkan untuk melakukan pengadaan kendaraan operasional, kita justru mendapatkan hibah mobil tangki dari BNPB. Ini merupakan bantuan yang sangat luar biasa dan tentunya akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Tatipikalawan.

Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil dari proses panjang koordinasi dan komunikasi antara BPBD Kota Ambon dengan BNPB. Usulan bantuan awal disampaikan melalui Prolokal, di mana BPBD Kota Ambon mengajukan permohonan empat unit kendaraan dan satu unit sepeda motor guna menunjang operasional penanggulangan bencana di daerah.

Namun, karena adanya sejumlah kejadian bencana di wilayah lain di Indonesia yang membutuhkan penanganan cepat, sebagian bantuan tersebut dialokasikan untuk mempercepat proses pemulihan di daerah terdampak. Meski demikian, BNPB kemudian memutuskan untuk memberikan hibah mobil tangki kepada Kota Ambon sebagai bentuk prioritas yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Dalam diskusi kami dengan BNPB, kami memang mengharapkan bantuan yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mobil tangki ini sangat dibutuhkan, terutama saat terjadi kekurangan air bersih, serta dalam penanganan pascabencana banjir,” jelasnya.

Tatipikalawan menambahkan, mobil tangki tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendistribusikan air bersih kepada warga, sekaligus digunakan untuk membersihkan lingkungan dan rumah masyarakat yang terdampak banjir dan material lumpur. Fungsi ini dinilai sangat penting, mengingat Kota Ambon merupakan daerah yang rawan terhadap bencana banjir dan longsor.

Ia juga menyinggung pengalaman penanganan banjir di kawasan Hati Kecil pada tahun sebelumnya. Saat itu, BPBD bersama Pemerintah Kota Ambon harus mengerahkan berbagai sumber daya, termasuk alat kebersihan, kendaraan sewaan, serta dukungan aparat TNI dan Polri untuk membantu masyarakat membersihkan lingkungan dan rumah warga.

“Kehadiran mobil tangki ini menjadi jawaban atas kebutuhan yang selama ini kami hadapi di lapangan. Dengan kendaraan ini, respons penanganan darurat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” tambahnya.

Lebih lanjut, Tatipikalawan menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan dan pengiriman kendaraan dilakukan langsung oleh BNPB dengan menggunakan dana APBN. Pemerintah Kota Ambon tidak mengeluarkan anggaran sedikit pun dari APBD.

“Tidak satu rupiah pun dari APBD Kota Ambon yang digunakan untuk hibah ini. Semua murni dari APBN. Karena itu, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat dan BNPB atas dukungan yang diberikan,” tegasnya.

Dengan adanya hibah mobil tangki ini, BPBD Kota Ambon diharapkan semakin siap dan sigap dalam menghadapi berbagai potensi bencana, meningkatkan kualitas pelayanan darurat, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, dapat terpenuhi dengan lebih baik dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Ambon juga berharap sinergi dan koordinasi dengan BNPB serta instansi terkait lainnya dapat terus ditingkatkan ke depan, guna memperkuat sistem penanggulangan bencana yang responsif dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan