![]() |
| Logo PDI-P dan Pasangan TOP-BU Jilid II |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Proses Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Buru Selatan (Bursel) atas nama pasangan Tagop Sudarsono Solissa dan Balon Wakil Bupati, Buce Ayub Seleky atau lebih akrab disapa TOP-BU, yang sempat mengalami penolakan oleh PAC dan DPC PDI-P, Kabupaten Burusel ternyata hanya sekedar miss Comunication.
Tagop yang didampingi Seleky kepada wartawan di Pos Pemenangannya di Desa Lektama mengaku bahwa memang terjadi miss communication sehingga ketika pihaknya tiba di Sekretariat PDIP Kabupaten Bursel, semua Tim Penjaringan maupun fungsionaris DPC maupun PDIP telah pulang.
“Itu tadi, memang kita sudah jadwalkan pukul 15.00 WIT, tetapi waktu kami selaku Bupati dan Wakil Bupati itu yang harus dilaksanakan dan agak molor sehingga satu jam kemudian baru kami bisa kembali dan menuju ke Sekretariat PDIP untuk melakukan proses pendaftaran dan mereka juga sudah paham, sebab disitu juga ada anggota-anggota DPRD dan mereka memahami tentang apa dan tugas pemerintahan untuk melayani masyarakat dan segala macam,” tutur Tagop.
Sementara itu, disinggung terkait dengan optimisme dirinya untuk meraih Rekomendasi PDIP dengan menggandeng Seleky yang dahulu pernah direkomendasikan PDIP, Tagop mengaku bahwa pihaknya tetap optimis,PDIP tidak akan mungkin melepaskan kader terbaik seperti dirinya kendati belum lama mengantongi Kartu Keanggotaan PDIP ketika hendak berproses sebagai Kandidat Ketua dan Sekretaris DPD PDIP Maluku beberapa waktu lalu.
“Semua tergantung partai, tapi yang jelas partai tidak mungkin mau lepas kadernya yang terbaik, padahal PDIP punya salah satu kader terbaik di Maluku adalah Bupati Bursel dan tidak mungkin PDIP melepas kadernya yang terbaik,” katanya santai.
Di tempat yang sama, Seleky yang ditanyai perihal optimismenya untuk meraih rekomendasi PDIP, partai yang pernah merekomendasi dirinya sebagai Calon Bupati Bursel periode pertama lalu dan ditinggalkannya untuk bergabung dengan Partai Demokrat, bahkan kini menjabat Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Demokrat Maluku, Seleky tak sepenuhnya yakin.
“Saya kira itu sepenuhnya kita serahkan pada mekanisme partai. Tapi tentunya partai politik juga akan melihat dan tidak akan memberikan kepada orang-orang yang tidak urgen dan tidak bisa melaksanakan tugas-tugas ini kedepan.
Sekedar tahu, dari beberapa sumber di DPD maupun DPC PDIP mengaku bahwa PDIP tidak akan memberikan rekomendasi kepada Seleky yang dianggap pernah menghianati Partai wong cilik tersebut.
Bahkan, dari aras PAC, DPC maupun DPD PDIP telah mempersiapkan Ketua DPC PDIP Kabupaten Bursel, Sami Latbual untuk dipasangkan dengan Tagop sebagai pasangan GOSA (Tagop-Sami) pada Pilkada Bursel 9 Desember 2015 nanti.
Dimana, sampai Sabtu (18/4) kemarin, selain Top-Bu yang sudah mendaftar, pada hari yang sama tetapi mendahului pendaftaran Top-Bu,Balon Bupati lainnya, Sofyan Solissa yang juga Ketua DPD PAN Kabupaten Buru telah terlebih dahulu mendaftar di PDIP.
Sedangkan, Sami Latbual pun telah mengagendakan untuk mendaftarkan diri sebagai Balon Wakil Bupati dengan didampingi ratusan pendukung dan fungsionaris DPC, PAC maupun Ranting pada Rabu (22/4) nanti.
Sebab, hari Rabu merupakan hari kelahirannya.Selain itu, Balon Bupati lainnya, Hakim Fatsey pun diperkirakan akan mendaftar di PDIP pada Senin (20/4) hari ini.(BN-09)






