Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) tiba di Ambon, Ibu Kota Provinsi Maluku, dalam rangka melaksanakan Temu Karya Pengurus Karang Taruna Provinsi Maluku sebagai langkah konsolidasi dan penguatan organisasi di daerah.
Kehadiran rombongan PNKT disambut di Bandara Internasional Pattimura, Jumat (20/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) PNKT, Ahmad Bahtiar Sebayang, menyampaikan komitmen organisasi untuk menghidupkan kembali peran strategis Karang Taruna di Maluku.
“Kami dari Pengurus Nasional Karang Taruna hadir di Ambon untuk melaksanakan Temu Karya di Provinsi Maluku. Ini bagian dari upaya menjalankan kembali roda organisasi agar kepengurusan Karang Taruna di Maluku bisa aktif, solid, dan memberikan dukungan konkret terhadap pembangunan daerah,” ujar Ahmad Bahtiar Sebayang saat diwawancarai di bandara.
Ia menegaskan, kehadiran PNKT bertujuan memastikan Karang Taruna kembali bergairah dan hadir secara aktif di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Maluku.
“Kami ingin Karang Taruna di Maluku berjalan optimal dan mampu mendukung program pembangunan yang dipimpin oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, serta pemerintah kabupaten dan kota se-Maluku,” lanjutnya.
Menurutnya, Karang Taruna merupakan organisasi kepemudaan yang menjadi wadah berhimpunnya generasi muda dalam mendorong pemberdayaan sosial, baik di tingkat daerah maupun nasional. Peran tersebut mencakup kegiatan sosial, penguatan ketangguhan generasi muda, pengembangan olahraga, hingga dukungan terhadap pembangunan desa.
“Karang Taruna adalah organisasi sosial yang independen dan menjadi mitra pemerintah. Tugas kami membantu pemerintah melalui kerja-kerja sosial dan pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.
Ke depan, PNKT berharap generasi muda Maluku semakin produktif dan aktif terlibat dalam pembangunan daerah. Karang Taruna diharapkan menjadi ruang aktualisasi diri bagi pemuda untuk berkontribusi, menyalurkan gagasan, serta menghadirkan solusi di tengah berbagai tantangan, baik di tingkat nasional maupun global.
“Kami ingin anak-anak muda Maluku bersatu, bergerak, dan produktif. Karang Taruna harus menjadi wadah yang mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan,” tutup Ahmad (BN Grace)





