Bijak Bermedia Digital Demi Sekolah Aman

IMG 20260803 WA0001

Editor: Redaksi

AMBON, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon terus mendorong penguatan literasi digital di lingkungan pendidikan sebagai upaya menciptakan sekolah yang aman, nyaman, produktif, dan berprestasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo Sandi) Kota Ambon, Dr. Ronald H. Lekransy, S.T., M.Si., menegaskan bahwa penggunaan gadget dan media digital harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Menurutnya, pemanfaatan teknologi yang tepat akan memberikan dampak positif bagi proses belajar mengajar maupun pembentukan karakter peserta didik.

Hal tersebut disampaikan Lekransy saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Kamis (6/8/2026).

“Bijak menggunakan gadget dan media digital adalah langkah kecil yang membawa dampak besar. Mari bersama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, produktif, dan penuh prestasi melalui pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi digital tidak dapat dihindari, sehingga seluruh elemen pendidikan harus mampu beradaptasi sekaligus meningkatkan literasi digital. Gadget dan media digital seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperluas wawasan, meningkatkan kreativitas, memperkuat inovasi, serta mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif.

Namun di sisi lain, Lekransy mengingatkan bahwa penggunaan teknologi tanpa pengawasan dan pemahaman yang memadai berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti penyebaran hoaks, perundungan siber (cyberbullying), hingga paparan konten yang tidak sesuai bagi anak-anak dan remaja.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak, mulai dari orang tua, guru, sekolah, hingga masyarakat, untuk bersama-sama membangun budaya digital yang sehat. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab.

“Literasi digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga bagaimana membangun etika, tanggung jawab, serta kesadaran dalam memanfaatkan ruang digital. Dengan budaya digital yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif sekaligus melahirkan generasi yang unggul, kreatif, dan berdaya saing,” tutup Lekransy. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan