![]() |
| Pertahankan Predikat WTP, Sukiswo Kunjungi Kota Ambon |
Ambon, Bedahnusantara.com: Untuk mempertahakan predikat Wajar Tanpa Pengecualian oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia pada tahun 2017 lalu, Inspektur Utama Badan Kependudukan dan keluarga berencana Nasional (BKKBN)- RI, Agus Sukiswo melakukan kunjungan di Kota Ambon.
Selama di Kota Ambon, Inspektur Utama Badan Kependudukan dan keluarga berencana Nasional (BKKBN) RI, Agus Sukiswo pada kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ambon, Balai Penyuluhan KB Kecamatan Baguala dan kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR) ‘Kasih Ibu’ Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon.
Sukiswo mengatakan, pihaknya terus memberikan pembinaan terkait Aparat Sipil negara (ASN) pada tingkat Provinsi Maluku dan Kota Ambon, karena BKKBN tahun 2017 laporan memperoleh predikat WTP dari BPK RI.
“Saya datang untuk pertahankan WTP pengelolaan keuangan dan pengelolaan barang dan pengelolaan SDM harus menuju tetap dijaga, karena BKKBN-RI dalam tiga tahun terakhir masih mendapat predikat WDP sejak tahun 2014, 2015 dan 2016,”ungkapnya disela-sela kunjungan pada kantor DPPKB Kota Ambon, Selasa (31/7).
Dia meminta, seluruh Organisasi perangkat daeraj (OPD) untuk tetap mempertahankan WTP dengan komitmen pimpinan yang ada di kabupaten dan kota.
“Kita pertahankan temuan BPK, karena itu kita harus selesai dengan segera, dimana semua pimpinan dan karyawan harus implementasikan sistem pengendalian inter pemerintah (SPIP) dan meningkatkan budaya kerja dalam kaitan dengan tata kelola, akuntabilitas dan pengawasan,”terangnya.
Dia menagetkan, kinerja keuangan misalnya di Kota Ambon terkait dana APBN, APBD harus dipertanggungjawabkan dengan baik agar, tidak menjadi masalah kedepan.
“Masalah di Kota Ambon akan jadi masalah di Provinsi dan Pusat, karena itu dengan semangat akuntabilitas kita bersama-sama pertahankan WTP,” harapnya.
Sementara itu Plt Kepala DPPKB Kota Ambon Welly Patty mengaku, pihaknya mendukung BKKBN-RI dalam mempertahankan predikat WTP melalui pembentukan Kampung KB, pelayanan KB, pelayanan kesehatan ibu, bayi dan anak.
“Kita terus membantu BKKBN Provinsi dan BKKBN – RI untuk memperoleh WTP dengan berbagai program dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat di Kota Ambon,”jelasnya.
Dia menambahkan, DPPKB Kota Ambon tahun 2018 dipercayakan untuk mengelola APBD sebesar Rp 11.711 Milyar.
“Belanja langsung sebesar Rp 4.6 milyar, Belanja Langsung sebesar Rp 4,2 milyar dan dana alokasi khusus sebesar Rp 2,7 milyar sehingga total Rp 11,711 milyar,” ucapnya.(BN-03)






