Percepatan Pembangunan, Gubernur Gelar Rapim Jajaran Pemrpov Maluku

InShot 20210730 231130844
Percepatan Pembangunan, Gubernur Gelar Rapim Jajaran Pemrpov Maluku

Maluku,Bedahnusantara.com:Dalam rangka percepatan pembangunan di Provinsi Maluku, Gubernur Maluku, Irjen Pol (Purn) Drs Murad Ismail dan Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno, menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) jajaran Pemerintah Provinsi Maluku, yang berlangsung di di kediaman Walela, Jumat (30/07/2021).


Rapim bertujuan untuk penguatan kapasitas pimpinan agar tetap selaras serasi dan seimbang dalam memahami dinamika tugas masing-masing.


Untuk itu, pihaknya meminta, para pimpinan tetap fokus dan concern.


“Gubernur mengingatkan semua pimpinan agar, selaras dan serasi karena, pemerintahan selaku Gubernur Maluku telah masuk tahun ke III, sehingga harus ada apresiasi dan atensi dari setiap pimpinan (OPD),” ujar Kepala Dinas Kominfo Maluku Semmy Huwae dalam rilis kepada insan pers.


Dalam pertemuan rapim Gubernur Maluku telah mengeluarkan lima instruksi untuk segera dijalankan oleh setiap pimpinan tinggi pratamadalam lingkup Provinsi MMaluku diantaranya, berdasarkan evaluasi terhadap realisasi anggaran sampai dengan triwulan III tahun 2021 dirasa belum optimal, yaitu baru mencapai 48,11 persen dari total anggaran tahun 2021.


“Saya tegaskan kepada saudara-saudara agar pelaksanaan setiap program dan kegiatan harus ada dampaknya bagi masyarakat ,” katanya.


Dia menuturkan, saat ini kita masih dihadapkan dengan pandemi Covid-19, dan cuaca ekstrim yang berpotensi menimbulkan bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor. Karena itu, menyikapi kondisi tersebut, pihaknya perintahkan kepada saudara-saudara bekerja cepat, bekerja keras dan bekerja tuntas, dalam penanganan covid-19 maupun antisipasi terhadap terjadinya  bencana alam. 


“Segera realisasikan dana-dana penanganan covid-19 maupun dana-dana insentif bagi tenaga kesehatan, laporkan hasilnya secara berkala termasuk hambatan yang dihadapi di lapangan, agar dapat dicarikan solusinya. Selama ini saya tidak pernah dilaporkan,” akui mantan Kakor Brimob Mabes Polri itu.


Berdasarkan hasil evaluasi, terhadap indeks inovasi daerah, Maluku masih termasuk kategori dengan inovasi rendah. Oleh sebab itu, Gubernur mengharapkan masing-masing OPD menciptakan minimal 1 inovasi bagi percepatan pembangunan daerah dan kemaslahatan masyarakat. 


“Apa yang saya instruksikan ini agar benar-benar diwujudkan dalam tahun ini. Saya akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaannya,” terangnya.


Untuk itu sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), apalagi sebagai pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, saudara-saudara memiliki tanggung jawab untuk menjaga Marwah Pemerintahan. Untuk itu, kata Gubernur, saudara-saudara harus membangun penciptaan opini publik. Jika ada isu yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi, diharapkan saudara-saudara memiliki kepedulian, lakukan klarifikasi secara langsung agar isu itu tidak menjadi bias dan mendeskreditkan pemerintah daerah. 


“Saya berpesan agar setiap OPD melakukan pengendalian terhadap ASN yang dipimpinnya sehingga mereka dapat bekerja dan bertugas sesuai etika, kode etik, dan kode perilaku ASN. Serta tidak terlibat dalam postingan-postingan media sosial yang tidak dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya,” ungkapnya.


Dia meminta, BPK Perwakilan Maluku, akan melakukan pemeriksaan pendahuluan, masalah vaksinasi serta pendidikan dan pelatihan Vokasi. 


“Saya ingatkan unit-unit kerja diantaramya, satgas Covid-19, Dinas Pendidikan dan Kesehatan yang menjadi objek pemeriksaan, harus memberikan dukungan, baik informasi maupun dokumentasi, yang didampingi oleh Inspektorat Provinsi.” terang mantan kapolda Maluku ini.(BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan